News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Xanana Gusmao Mengenang Foto Saat Ditangkap Kopassus, Najwa Shihab Heran, Tangan Diborgol dan Ditodong Pistol Masih Bisa Tertawa

Xanana Gusmao merupakan mantan pejuang Timor Leste dan menjadi incaran nomor satu Kopassus. Saat itu, dia menjadi Panglima FALINTIL sayap militer dari partai politik FRETILIN dari Timor Timur.
Jumat, 22 Juli 2022 - 13:40 WIB
Xanana Gusmao
Sumber :
  • Kolase/Instagram

JakartaXanana Gusmao merupakan legenda hidup perlawanan bersenjata gerakan pemberontakan Timor Timur yang kini menjadi negara merdeka, Timor Leste. Perannya sangat penting karena saat itu dia menjadi tokoh kunci sebagai pimpinan tertinggi pasukan Timor Leste.

Xanana Gusmao adalah Panglima Falintil periode 1981-1992, saat itu FALINTIL merupakan sayap militer dari partai politik FRETILIN dari Timor Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya Xanana menjadi musuh dan target nomor satu bagi tentara Indonesia, terutama Kopassus yang saat itu terlibat banyak menangani konflik di Timor Timor.

Demi menangkap sosok yang khas dengan jenggotnya yang lebat itu, Kopassus sampai membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgaspassus-X) Kopassus.

Dikutip dari buku Chega!, Pada 20 November 1992, Satgaspassus-X berhasil menangkap Xanana di lubang bawah tanah tanah milik polisi Koptu Augusto Pereira di Desa Lehane Barat, Dili.

Xanana Gusmao kemudian dikirim ke Jakarta ke Badan Intelijen Strategis (BAIS). Kemudian pada Mei 1992, Xanana Gusmao divonis penjara seumur hidup, dan dikirim ke penjara Cipinang. Nmaun pada Agustus 1993, Soeharto mengurangi hukumannya menjaid 20 tahun penjara.

Momen penangkapan tersebut diabadikan dalam sebuah foto, tampak Xanana Gusmao bertelanjang dada dengan celana pendek dan tangan diborgol. 

Sementara dilihat dari kanal YouTube Mata Najwa, ketika diperlihatkan fotonya yang tertangkap itu, Xanana pura-pura tidak mengenal dengan sosok masa mudanya itu.

“Saya tidak kenal dengan orang ini,” kata Xanana Gusmao dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, 22 Juli 2022.

Kemudian Najwa Shihab bertanya lebih detail terkait foto tersebut. Dia tampak heran karena tangan Xanana diborgol dan ditodong pistol, tapi masih menyunggingkan senyum.

“Bagaimana tangan diborgol dan ada pistol, tapi masih bisa tersenyum?” tanya Najwa.

Xanana pun menerawang ke masa lalunya, dia mengatakan masih bisa tersenyum karena tidak tahu caranya menangis.

“Karena saya tidak tahu menangis. Saya tidak tahu menangis,” jawab Xanana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kenapa tidak ada rasa takut di sini?” tanya Najwa lagi.

Xanana mengaku tidak takut saat ditangkap oleh Satgaspassus-X karena sudah terbiasa dengan situasi dalam perang. Bahkan sebelum menjadi Panglima FALINTIL, dia merupakan dokter di medan perang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral