News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Gus Dur Bawa Pakaian Menggunakan Kardus Saat Kunjungan Kenegaraan Ke China

Mantan Presiden ke-4 Indonesia Gus Dur, memang terkenal akan sikap kesederhanaannya. Baik sebelum maupun selama menjabat sebagai orang nomor satu di tanah air
Minggu, 3 Juli 2022 - 05:57 WIB
Presiden Abdurrahman Wahid
Sumber :
  • NU Online

Jakarta - Mantan Presiden ke-4 Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, memang terkenal akan sikap kesederhanaannya. Baik sebelum maupun selama menjabat sebagai orang nomor satu di tanah air.

Ada banyak cerita yang menggambarkan kesederhanaan Gus Dur dalam kesehariannya, salah satu yang menarik adalah cerita ketika Gus Dur membawa pakaiannya menggunakan kardus ketika hendak melakukan perjalanan kenegaraan ke China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut terjadi di Istana Negara. Saat itu, rohaniawan Katolik yang juga Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat, Romo Prof. Franz Magnis Suseno merasa heran ketika melihat ada tumpukan kardus mie instan di salah satu sudut kamar Istana Negara.

Kardus itu berisi pakaian dan sudah diikat rapi menggunakan tali rafia. Karena penasaran, Romo Magnis lalu bertanya kepada salah seorang staf Presiden. 

“Itu pakaian punya siapa sih, kok ditumpuk kayak gitu?” tanya Romo Magnis kepada staf presiden, seperti yang dikutip tvOnenews dari laman NU Online, pada Minggu (3/7/2022).

“itu baju-baju Presiden Gus Dur untuk kunjungan kenegaraan ke Tiongkok,” jawab staf presiden.

Romo Magnis terkejut mendengar jawaban tersebut, ia heran seorang Kepala Negara yang bersiap untuk kunjungan resmi kenegaraan tapi terlihat seperti hendak mudik.

Hal ini juga dibenarkan oleh Priyo Sambadha, mantan ajudan Gus Dur. Melalui cuitan twitternya, ia membenarkan mengenai sikap sederhana Gus Dur dan cerita pakaian yang dimasukkan ke dalam kardus.

“Eh.., nemu berita foto saya sdg sungkem Presiden #GusDur di pesawat kepresidenan. BTW, berita ini benar. Saya dulu juga terheran2 dg kesederhanaan beliau.” tulis Priyo dalam unggahan twitternya, dikutip pada Minggu (3/7).

“Presiden Gus Dur Pernah Gunakan Kardus Bawa Pakaian Melawat Ke China.” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Priyo Sambadha merupakan mantan staf kepresidenan dan ajudan Presiden keempat RI Gus Dur. Ia juga pernah menulis buku yang berjudul ‘Presiden Gus Dur The Untold Story’ dengan Anita Wahid yang menjadi editornya.

Buku tersebut berisi kisah-kisah Gus dur yang jarang diketahui publik, sisi kehidupan yang selama ini cukup tertutup dan misterius bagi kebanyakan orang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral