News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Jalan di Jakarta Diubah, Netizen Ungkap Jumlah Dokumen yang Harus Diganti

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi mengganti 22 nama jalan di Jakarta menggunakan sederet nama tokoh Betawi. Netizen ramai-ramai memprotesnya.
Kamis, 23 Juni 2022 - 11:47 WIB
Jalan Budaya di Jakarta Timur berganti menjadi Jalan Entong Gendut
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi mengganti 22 nama jalan di Jakarta menggunakan sederet nama tokoh Betawi, dalam rangka merayakan Ulang Tahun Ke-495 Jakarta.

Pergantian nama jalan ini dilakukan agar generasi baru dapat mengenal sekaligus mengenang jasa-jasa para tokoh betawi yang telah ikut berperan di masa lalu bagi Jakarta dan juga bagi Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pergantian nama jalan tersebut mendapat komentar pedas dari netizen. Banyak dari mereka memprotes pergantian nama jalan itu karena akan berdampak pada sejumlah dokumen seperti KTP, KK, SIM, STNK, BPKB, dan lainnya. 

"Mengganti nama jalan di Jakarta secara mendadak tanpa sosialisasi sepintas tidak keluar biaya. Tapi bikin dampak berbiaya gede (materi/non materi): ganti KK, KTP, STNK, BPKB, dan sertifikat akan berubah. Kop surat kantor juga ikut berubah. Seberapa besar penolakan di daerahmu?" kata akun @ulinyusron. 

Bahkan ada yang mendesak badan legislatif daerah untuk menganulir perubahan nama jalan itu.

"DPRD Jakarta harus membatalkan perubahan ganti nama jalan, karena warga akan terbebani biaya-biaya ganti KTP, STNK, BPKB, Sertifikat Tanah, dan harus ke Notaris bikin surat-surat keterangan yang dibutuhkan, siapa yang menanggung biayanya dan makan waktu. Anies jangan menyusahkan rakyat," ujar akun @ChBdmn. 

"Risikonya bagi warga yang tinggal di lokasi jalan yang diubah namanya antara lain: sertifikat rumah data alamat harus diganti IMB, KK, dan KT, BPKB dan STNK kudu balik nama. Sedangkan yang berbisnis harus ganti alamat Dokumen. Akte Notaris, TDP, NPWP, SIUP," tulis akun @CandraDharmawan. 

"Apakah ganti nama-nama jalan tidak dibahas lengkap dengan dampak terhadap rakyat. Nama jalan ubah harus ubah dokumen KTP lalu dampak ke dokumen SIM, STNK, BPKB, Sertifikat Tanah. Sangat-sangat rugikan rakyat/dzalim, rugi biaya dan rugi waktu. Mohon dibatalkan," kata akun @tikajenar. 

"Ini gegara nama jalan diganti, segini banyak yang musti diurus. Biaya ga dikit loh ini. Gubernur dah mau kelar aja bikin ribet," tulis akun @irenejuliency.

"Hello @aniesbaswedan kalau mau ganti nama jalan, coba jangan menyusahkan rakyat ya, Pak. Kasih nama jalan ke jalan-jalan baru yang belum bernama. Kebayang gak repotnya warga harus mengurus ganti alamat dokumen-dokumen penting KTP, KK, BPKB, STNK, sertifikat tanah, dan lain-lain. Mohon ditinjau kembali," ujar akun @Rieneke_Sepang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(mg1/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT