News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikap Tegas Hercules saat Debat dengan Menteri Ara, Buntut Ormas GRIB Jaya Kuasai Lahan PT KAI di Tanah Abang

Hercules Rosario Marshal menunjukkan sikap tegas ditemui Menteri PKP, Maruarar Sirait soal lahan PT KAI di Tanah Abang dikuasai ormas GRIB Jaya secara ilegal.
Selasa, 7 April 2026 - 18:19 WIB
Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Menteri PKP, Maruarar Sirait
Sumber :
  • Kolase Antara & tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario de Marshall kembali mencuri perhatian. Sorotan itu akibat debat panas dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Menteri PKP) Maruarar Sirait alias Ara viral di media sosial.

Dalam video diunggah Menteri Ara melalui Instagram pribadinya, Menteri Ara meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) di kawasan Tanah Abang pada Minggu (5/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di momen itu, Ara didampingi oleh sejumlah jajaran petinggi. Mulai dari Dirut PT KAI Bobby Rasyidin hingga Kepala BP BUMN Dony Oskaria dengan tujuan mempercepat hunian bagi rakyat.

Sayangnya lahan tersebut dikuasai oleh ormas diduga berasal dari besutan Hercules. Penguasaan lahan ini menjadi kendala mewujudkan pembangunan hunian yang layak.

"Saya mau tanya Pak Dirut, jadi kendalanya apa kalau ini punya negara? Punya kekuatan hukum tetap, problemnya apalagi, Pak?," tanya Ara dikutip tvOnenews.com, Selasa (7/4/2026).

"Adalah ormas ini menempati pada saat ini secara ilegal," ungkap Bobby Rasyidin.

Menteri Ara Tanyakan Legalitas Kepemilikan Lahan yang Dikuasai Ormas Besutan Hercules

Menteri PKP, Maruarar Sirait saat rapat bersama jajaran PT KAI dan BUMN dalam gerbong kereta
Menteri PKP, Maruarar Sirait saat rapat bersama jajaran PT KAI dan BUMN dalam gerbong kereta
Sumber :
  • Instagram/@maruararsirait

Lebih lanjut, Ara langsung bersikap tegas. Ia mempertanyakan kembali mengenai legalitas kepemilikan lahan.

Dalam rapat bersama pihak KAI, Ara menjelaskan apabila legalitas tersebut benar-benar diselesaikan dengan baik, maka status dan proses hukum telah tuntas.

"Ini saya menganggap bahwa ini hukumnya sudah beres, terjamin ya? Ini berarti bicara keberanian kan, bicara ketegasan kan?," bebernya.

Ia menyayangkan lahan tersebut dikuasai pihak lain. Dengan sikap tegasnya, ia bertanya-tanya alasan negara tidak berani menindaklanjuti dugaan penguasaan lahan.

"Kasih sama yang berani aja, masa kalah sama yang beginian," sentil Ara.

Ara Bertemu Hercules

Maruarar dan Hercules Berdebat Terkait Lahan Tanah Abang, Publik Soroti Duduk Perkaranya
Maruarar dan Hercules Berdebat Terkait Lahan Tanah Abang, Publik Soroti Duduk Perkaranya
Sumber :
  • istimewa

Selepas itu, ia meninjau lokasi lahan kosong yang diduga telah ditempati organisasi masyarakat (ormas) secara ilegal. Ia pun berdialog singkat dan berdebat dengan Hercules.

Melalui potongan video lainnya, Maruarar menegaskan bahwa, aset negara harus memberikan manfaat besar.

Lanjut dia, melalui pembangunan hunian di lahan kosong di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, hal ini menjadi upaya negara mewujudkan kepentingan untuk rakyat berpenghasilan rendah (MBR).

"Tujuan saya mau membangun untuk rumah rakyat di sini. Jadi bukan untuk pengembang-pengembang dan sebagainya," jelas Ara.

Pihak pemerintah bersama pengembang rencananya membangun 1.000 unit rumah layak huni. Pembangunan ini akan melibatkan dukungan dari sektor swasta.

Melalui PT Astra Internasional, pembangunan ini akan menggunakan skema CSR. Rencananya akan dibangun di atas lahan milik KAI di mana status lahan sudah dimiliki negara secara sah.

Sikap Hercules

Hercules Rosario Marshal menjelaskan soal penguasaan lahan negara milik PT KAI di Tanah Abang, Jakarta Pusat saat disambangi Menteri PKP, Maruarar Sirait
Hercules Rosario Marshal menjelaskan soal penguasaan lahan negara milik PT KAI di Tanah Abang, Jakarta Pusat saat disambangi Menteri PKP, Maruarar Sirait
Sumber :
  • Instagram/@maruararsirait

Dalam hal ini, Hercules langsung memberikan penjelasan di lokasi lahan kosong tersebut. Ia tampak menerangkan terkait hak pengelolaan lahan (HPL).

Ia menegaskan bahwa, pihak ormas yang dipimpinnya siap mengikuti aturan. Hanya saja, saat ini hanya berstatus sebagai HPL membuat ormas besutannya menguasai lahan tersebut.

"HPL itu untuk mengelola lahan, tapi bukan untuk memiliki. Kalau ini negara punya, hari ini pun saya serahkan," respons Hercules.

Dengan nada tinggi, Hercules menyebut pihaknya tidak menyalahgunakan lahan tersebut. Ormas besutannya ogah dianggap menguasai lahan secara ilegal.

"Ini bukan penyalahan. Kalau bukan punya negara, saya tidak akan kasihkan," tegas pentolan GRIB Jaya itu. 

Sementara, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan, pihaknya kini sedang melakukan pematangan. Setidaknya tiga titik lokasi untuk proses pembangunan sedang dikaji.

Pasalnya, KAI memang kini mempunyai tiga lokasi lahan. Ketiganya masih dikuasai oleh pihak luar dengan status hukum tetap yang menunjukkan lahan tersebut sebagai aset negara.

Maka dari itu, pihaknya melakukan peninjauan. Hal itu sebagai upaya mempercepat pembangunan rumah hunian yang layak untuk masyarakat kategori MBR dan menengah.

"Mohon doanya agar segera ditentukan lokasinya," ucap Dony.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto blusukan ke pinggir rel kereta api. Kegiatan itu berlangsung di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Dalam momen itu, Prabowo kaget banyak permukiman warga yang belum layak huni. Kebanyakan posisinya terletak di bantaran rel kereta api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Prabowo menyampaikan janjinya. Pemerintah bakal melakukan pembangunan rumah hunian layak sebagai mewujudkan aspirasi masyarakat terutama bagi yang MBR.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral