News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunikasi Bisnis Bergeser, Sistem Telepon Konvensional Mulai Ditinggalkan

Salah satu teknologi yang semakin banyak diadopsi adalah IP PBX.
Rabu, 11 Februari 2026 - 00:12 WIB
Ilustrasi12
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Perusahaan di Indonesia mulai mengalihkan sistem komunikasi internal dari telepon konvensional ke teknologi berbasis internet. Perubahan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan bisnis akan sistem yang lebih fleksibel, efisien, dan mudah dikembangkan.

Salah satu teknologi yang semakin banyak diadopsi adalah IP PBX (Internet Protocol Private Branch Exchange). Sistem ini memanfaatkan jaringan internet melalui teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP) untuk mengirimkan suara dalam bentuk data digital. Berbeda dengan sistem telepon analog yang bergantung pada kabel fisik, IP PBX memungkinkan komunikasi berjalan melalui jaringan lokal maupun internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan mendasar IP PBX dibandingkan sistem lama terletak pada aspek skalabilitas dan infrastruktur. Pada sistem PABX tradisional, penambahan ekstensi memerlukan perangkat keras tambahan serta instalasi kabel baru. Sementara pada IP PBX, ekstensi dapat ditambahkan secara virtual dan diakses dari berbagai lokasi selama terhubung ke jaringan internet.

Sejumlah penyedia layanan komunikasi mulai menawarkan solusi berbasis IP PBX di pasar domestik. Salah satunya SolusiPBX, platform Cloud PBX yang dikelola PT Solusi Teknologi Unggul. Layanan ini menawarkan sistem telepon kantor tanpa ketergantungan pada server fisik di lokasi perusahaan.

Founder SolusiPBX, Dhana Sugiri, menilai adopsi IP PBX didorong oleh kebutuhan efisiensi operasional, bukan semata perubahan teknologi.

“Kebutuhan komunikasi bisnis saat ini tidak lagi dibatasi ruang kantor. Sistem berbasis internet memberikan fleksibilitas yang lebih besar, baik untuk perusahaan dengan banyak cabang maupun tim yang bekerja secara hybrid,” ujarnya.

Menurutnya, model lisensi perangkat lunak yang digunakan dalam sistem IP PBX juga mengubah pola investasi perusahaan.

“Pendekatan lisensi berbasis kapasitas panggilan serentak, bukan jumlah pengguna, membuat perusahaan dapat mengatur biaya secara lebih terukur tanpa harus menambah investasi perangkat keras,” kata Dhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain fungsi dasar telepon internal, layanan Cloud PBX juga berkembang ke arah integrasi kanal komunikasi. Sistem komunikasi modern kini dapat menggabungkan panggilan suara dengan aplikasi pesan instan, live chat, hingga media sosial dalam satu platform terpusat.

Pengamat teknologi informasi menilai tren ini mencerminkan pergeseran peran sistem telepon kantor, dari sekadar alat komunikasi menjadi bagian dari ekosistem digital perusahaan. Integrasi dengan teknologi otomatisasi dan kecerdasan buatan dinilai akan semakin memperluas fungsi IP PBX, terutama dalam layanan pelanggan dan operasional bisnis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral