News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Putusan MK, Kompolnas Awasi Penempatan Anggota Polri di Luar Struktur

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap penataan dan penempatan anggota Polri di luar struktur institusi
Senin, 5 Januari 2026 - 18:03 WIB
Aduan Masyarakat Membludak, Kompolnas Targetkan Aduan Publik 100 Persen Digital di 2026
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap penataan dan penempatan anggota Polri di luar struktur institusi kepolisian.

Anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim menjelaskan, langkah ini dilakukan menyusul polemik yang mencuat sepanjang akhir 2025 terkait posisi anggota Polri di berbagai lembaga dan instansi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yusuf mengatakan, pengawasan tersebut akan difokuskan pada implementasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114.

Menurutnya, penempatan anggota Polri di luar struktur harus berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Di akhir 2025 karena sempat menjadi polemik, kami akan mengawasi penataan penempatan anggota Polri di luar struktur, yaitu kami akan awasi penataan penempatan anggota Polri di luar struktur pasca keputusan MK No 114,” ujar Yusuf Warsyim.

Adapun, Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 menegaskan tentang larangan bagi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) aktif untuk menduduki jabatan sipil tanpa terlebih dahulu mengundurkan diri atau pensiun. 

Yusuf menegaskan, pengawasan ini menjadi bagian dari tugas Kompolnas dalam memastikan tata kelola institusi Polri tetap sejalan dengan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas.

Ia menyebut, putusan MK tersebut harus menjadi rujukan utama bagi Polri dan pemerintah dalam menempatkan personel di luar struktur.

Menurutnya, polemik yang terjadi sebelumnya menunjukkan pentingnya pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan kewenangan maupun konflik kepentingan.

Kompolnas, kata Yusuf, akan memastikan setiap kebijakan penempatan personel Polri dilakukan secara transparan.

Pengawasan tersebut juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Penempatan anggota Polri di luar struktur, jika tidak diatur dengan jelas, berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Yusuf menyampaikan, Kompolnas akan terus memantau dan mengevaluasi kebijakan tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan eksternal terhadap Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompolnas memastikan hasil pengawasan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan saran dan rekomendasi kepada Presiden terkait kebijakan kepolisian ke depan. (rpi/aag)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral