GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cukup Pintar, Insinyur Masa Depan Harus Berintegritas dan Siap Hadapi Disrupsi dan Siap Bersaing di Era Teknologi Digital

Di tengah percepatan pembangunan nasional dan derasnya disrupsi teknologi, universitas dituntut tidak lagi sekadar mencetak lulusan berijazah, tetapi menyiapkan
Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:33 WIB
Tak Cukup Pintar, Insinyur Masa Depan Harus Berintegritas dan Siap Hadapi Disrupsi dan Siap Bersaing di Era Teknologi Digital
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Di tengah percepatan pembangunan nasional dan derasnya disrupsi teknologi, universitas dituntut tidak lagi sekadar mencetak lulusan berijazah, tetapi menyiapkan sumber daya manusia profesional yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing global. 

Negara-negara maju seperti Jerman, Jepang, dan Korea Selatan telah lama menempatkan pendidikan profesi sebagai pilar utama pembangunan. Model dual system di Jerman, misalnya, mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik industri untuk memastikan lulusan siap terjun ke dunia kerja sekaligus menjunjung etika profesi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Transformasi serupa juga terlihat di berbagai kampus kelas dunia. Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan National University of Singapore (NUS) menekankan pentingnya professional ethics, kepemimpinan, serta dampak sosial dalam kurikulum teknik dan rekayasa. 

Pendekatan ini menegaskan bahwa keunggulan teknis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab publik, keselamatan, dan keberlanjutan—nilai yang semakin krusial di era kecerdasan buatan dan otomatisasi.

Di Indonesia, kebutuhan terhadap insinyur profesional yang tersertifikasi dan berkarakter menjadi semakin mendesak, seiring masifnya proyek infrastruktur, transisi energi, dan ekonomi digital. Pendidikan profesi menjadi jembatan strategis antara penguasaan ilmu dan praktik nyata di lapangan. 

Melansir dari ANTARA, dalam konteks inilah, wisuda perdana Program Profesi Insinyur (PPI) menjadi momentum penting bagi pendidikan tinggi nasional. Untuk pertama kalinya, Universitas Mercu Buana mewisuda lulusan Program Profesi Insinyur dalam rangkaian Wisuda Diploma LIX, Sarjana LXIII, Magister L, Profesi I, dan Doktor X Tahun Akademik 2025/2026. 

Mengusung tema “Pendidikan Berdampak untuk Masa Depan Berintegritas, Inovatif, dan Harmoni.” Turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA., keluarga wisudawan, dan dimeriahkan penampilan grup band Nidji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program Profesi Insinyur merupakan tonggak strategis dalam perjalanan institusi. Menurutnya, pendidikan profesi berperan penting dalam menjembatani keilmuan akademik dengan praktik profesional yang menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.

“Program Profesi Insinyur dirancang untuk melahirkan insinyur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kepekaan sosial. Ini sejalan dengan filosofi pendidikan Universitas Mercu Buana yang menekankan penempaan karakter dan kemampuan berpikir,” ujar Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng..

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.
6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

Real Madrid bersiap rombak besar usai musim mengecewakan. Enam pemain terancam hengkang, termasuk Camavinga yang diminati klub elite Eropa.
Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Situasi tersebut tak lepas dari peluang Jordi Amat yang masuk dalam skema baru sebagai gelandang. Perubahan peran ini membuat persaingan di lini tengah semakin ketat dan penuh dinamika.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral