News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Kasus YouTuber Resbob: Polisi Masih Cari Keberadaan Adimas Firdaus yang Diduga Rasis ke Suku Sunda

Keberadaan YouTuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob masih misterius. Polisi melalui Polda Jabar terus mencari imbas kasus dugaan penghinaan ke suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking.
Minggu, 14 Desember 2025 - 12:07 WIB
Konten kreator, Resbob
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Resbob

Jakarta, tvOnenews.com - YouTuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob harus berurusan dengan hukum. Polisi melalui Polda Jabar masih mencari keberadaan MAF.

Proses pencarian posisi Resbob menyusul adanya laporan polisi dengan motif adanya dugaan penghinaan yang terekam dalam sebuah video viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan kabar terbaru kasus Resbob. Ia mengatakan, polisi masih melakukan pencarian sosok YouTuber tersebut.

"(sedang) pengejaran," ungkap Irjen Rudi kepada awak media, Minggu (14/12/2025).

Proses pengejaran untuk menindaklanjuti video kontroversi yang kian viral di media sosial. Hal ini mengingat Resbob dinilai telah rasis terhadap suku Sunda.

Dalam video viral, Resbob juga diduga menyebar ujaran kebencian terhadap suporter Persib Bandung, Viking. Polisi bergerak cepat setelah adanya laporan polisi terkait sosok MAF.

Konten kreator sekaligus YouTuber Resbob atau Adimas Firdaus yang hina Suku Sunda dan suporter Viking Persib Club
Konten kreator sekaligus YouTuber Resbob atau Adimas Firdaus yang hina Suku Sunda dan suporter Viking Persib Club
Sumber :
  • TikTok/@resbobbb

Selaras dengan Kapolda Jabar, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, polisi masih mencari keberadaan MAF.

Melalui beberapa video yang viral di media sosial, ratusan orang terekam menggeruduk rumah Resbob yang bercat putih. Massa terus berkumpul sejak pagi hingga malam hari untuk mencari Resbob.

Hendra mengatakan, alasan polisi menyelidiki setelah laporan masuk. Pertama, laporan terdaftar di Polresta Bandung, kedua dari Viking Persib Club (VPC) di Direktorat Reserse Siber Polda Jabar.

Ia mengatakan, polisi langsung melakukan proses analisa kasus. Hal ini sebagai tahap penyelidikan awal mengenai dugaan rasis terhadap suku Sunda hingga ujaran kebencian terhadap Viking.

"Kami sudah melakukan profilling akun pelaku hate speech terhadap Viking dan Jawa, serta sudah menuai penyelidikan," kata dia.

Ia menjelaskan alasan ada banyak laporan yang masuk terkait kasus Resbob. Sebab kasus ini viral akibat video yang tersiar secara langsung dari YouTube.

Dalam video itu, Resbob melontarkan kata-kata kasar. Ucapan tesebut dinilai bernada penghinaan terhadap suporter Persib hingga orang Sunda.

"Penerimaan laporan polisi diperlukan untuk melengkapi proses hukum dan menguatkan keterangan saksi korban," ucapnya.

Video siaran langsung Resbob tengah menyetir mobil juga mendapat pertentangan dari sejumlah publik figur, artis, hingga pejabat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengutuk keras atas sikap dari Resbob. Ia enggan perbuatan tersebut kembali terjadi lagi karena bisa memecah belah masyarakat.

"Saya sebagai orang Sunda merasa sangat terhina dan sangat marah. Saya berharap kepolisian segera menangkap orang tersebut karena ini sudah SARA dan bisa memecah belah bangsa," jelas Erwan.

Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga merespons kasus Resbob. Ia menyebut YouTuber tersebut telah hina dan sedang berurusan dengan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah dilaporkan, biarkan hukum yang menyentuhnya. Jangan kotori mulut dan tangan kita lagi," kata Dedi Mulyadi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral