News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PAD 2025 Terancam, Banggar DPRD Surabaya Minta Pemkot Beri Sanksi Keras

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya memberikan catatan keras terhadap kinerja pemungutan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pahlawan tahun 2025.
Selasa, 9 Desember 2025 - 12:11 WIB
Mochamad Machmud, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya memberikan catatan keras terhadap kinerja pemungutan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pahlawan tahun 2025. Hingga akhir November, realisasi PAD dinilai tersendat dan belum memenuhi harapan, bahkan beberapa pos utama gagal menembus angka 80 persen.

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, menyebut strategi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD cenderung monoton dan tidak ada terobosan dari tahun ke tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Strategi pemungutan pendapatan ini dari tahun ke tahun cenderung sama dan tidak ada terobosan. Kalau caranya tetap seperti ini, hasilnya juga tidak akan jauh berbeda," tegas Machmud pada Senin (8/12/2025).

Politisi Demokrat ini menyoroti sejumlah pos pendapatan yang realisasinya masih rendah, khususnya pada sektor Pajak Hotel dan Pajak Restoran. Menurut Banggar, realisasi pajak hotel masih rendah meskipun aktivitas perhotelan terus berjalan.

Kondisi ini diduga terjadi karena adanya potensi kebocoran, di mana pajak yang dibayarkan oleh konsumen (tamu) tidak seluruhnya disetorkan ke kas daerah.

Machmud bahkan memberikan simulasi tegas terkait praktik tersebut: "Saya menginap di hotel, bayar Rp1 juta 100 ribu. Seratus ribu itu pajak yang dititipkan tamu, tapi diputar lagi oleh pengusaha. Itu sudah masuk ranah pidana."

Kondisi serupa dengan pengawasan yang lemah juga terjadi di sektor restoran, di mana praktik menahan setoran pajak berulang dan merugikan daerah.

Selain hotel dan restoran, dua pos pendapatan lain juga disoroti yakni Pajak Reklame yang Realisasinya baru mencapai sekitar 71 persen. Banggar menilai Pemkot lambat merespons perubahan tren promosi dari reklame konvensional ke media digital seperti videotron atau media sosial.

Selain itu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga menjadi sorotan karena Realisasi BBNKB berada di kisaran 60 persen. Angka rendah ini dipengaruhi oleh kebijakan pungutan baru yang menambah beban wajib pajak, sehingga banyak masyarakat memilih menunda atau tidak membayar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Banggar DPRD Surabaya mendesak adanya perubahan menyeluruh dalam sistem pemungutan PAD.

"Perlu gerakan yang lebih agresif, sistem pengawasan yang kuat, dan pola kerja yang tidak monoton. Kalau tidak, mengejar target PAD ke depan akan semakin berat," pungkas Machmud, meminta OPD berani melakukan improvisasi agar target PAD tahun 2026 tidak kembali tertinggal.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral