News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional

Upaya memperkuat sektor peternakan bukan hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga lewat partisipasi aktif para pelaku dan pendamping komunitas
Kamis, 20 November 2025 - 22:40 WIB
Ilustrasi Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam ekosistem pangan nasional, sektor peternakan selalu menempati posisi strategis sebagai salah satu penyedia utama protein hewani yang dibutuhkan masyarakat. 

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat bahwa konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia terus meningkat, terutama berasal dari daging ayam, telur, dan susu, yang menjadi fondasi penting dalam peningkatan kualitas gizi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecenderungan ini juga selaras dengan rekomendasi Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) yang menekankan bahwa protein hewani berperan krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak serta produktivitas masyarakat usia kerja.

Berbagai negara yang sukses menjaga stabilitas pangan, seperti Belanda, Selandia Baru, hingga Amerika Serikat, menempatkan peternakan sebagai tulang punggung ekonomi sekaligus motor produksi pangan bernutrisi tinggi. 

Indonesia pun bergerak ke arah yang sama. Tren pertumbuhan konsumsi produk hewani dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa masyarakat kian sadar pentingnya gizi seimbang dan sumber protein yang mudah dijangkau. 

Sektor ini bahkan menjadi salah satu penopang utama visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan jangka panjang.

Melansir dari berbagai sumber, di dalam negeri, upaya memperkuat sektor peternakan bukan hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga lewat partisipasi aktif para pelaku dan pendamping komunitas yang bekerja langsung bersama peternak. 

Praktik seperti perbaikan pakan, pemanfaatan limbah pertanian, hingga inovasi biokonversi maggot Black Soldier Fly terbukti membantu peternak mendapatkan pakan yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan. 

Model-model penerapan ini sebelumnya telah direkomendasikan berbagai lembaga, termasuk Kementerian Pertanian dan FAO, sebagai bagian dari strategi pembangunan peternakan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, hadir figur seperti Yosep Purnama, salah satu pendamping peternakan yang selama lebih dari 15 tahun terjun memperkuat komunitas peternak melalui program pengembangan pakan, biokonversi limbah, dan optimalisasi nutrisi lokal. 

Ia merupakan pendiri Tumuwuh Persada Utama dan Lamb ID, sekaligus tokoh yang sebelumnya membangun Leles Lestari Foundation (sejak 1999) di Garut, Jawa Barat, organisasi yang berfokus pada pemberdayaan peternak melalui pakan mandiri serta pemanfaatan limbah pertanian seperti tongkol jagung dan jerami padi.

Prospek sektor peternakan nasional sangat menjanjikan. Ia mengungkapkan bahwa pasar pakan ternak Indonesia diproyeksikan menembus nilai USD 12,5 miliar pada 2033, tumbuh stabil sekitar 4,15% setiap tahun sepanjang periode 2025–2033. 

Secara lebih luas, sektor peternakan nasional diperkirakan berkembang dengan laju 5,74% per tahun hingga 2027. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan nutrisi berkualitas sekaligus potensi besar bagi peternak lokal untuk naik kelas.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi memastikan generasi mendatang tumbuh dengan gizi yang lebih baik. Indonesia memiliki semua potensi untuk mandiri, tugas kita adalah mengolahnya dengan ilmu, inovasi, dan keberpihakan kepada peternak,” ujar Yosep. 

Kombinasi kebijakan yang tepat dan pendampingan lapangan akan mempercepat mimpi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

Komitmen ini bersinergi dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejak 2025 telah menyalurkan lebih dari 1,4 miliar porsi makanan bergizi untuk lebih dari 36,2 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil. 

Dengan anggaran mencapai USD 4,4 miliar, program ini tidak hanya meningkatkan konsumsi protein nasional, tetapi juga menuntut peningkatan produksi domestik untuk menjaga suplai susu, daging, dan produk hewani lainnya.

Lewat berbagai inisiatif, ia telah mendampingi peternak untuk meningkatkan produksi, termasuk binaan sapi perah yang mampu menaikkan hasil susu hingga 7 liter per ekor per hari dan pendapatan peternak yang meningkat hingga tiga kali lipat. 

Ilustrasi Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Ilustrasi Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Sumber :
  • Ist

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan dukungan kebijakan yang kuat, kita tidak hanya menyalurkan makanan bergizi, tetapi juga mendorong tumbuhnya produksi hewani dalam negeri agar lebih mandiri dan berdaya saing,” tuturnya. Tumbuhnya kolaborasi antara komunitas peternak, pendamping lapangan, dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pangan yang lebih kokoh. 

Melalui praktik pengelolaan limbah pertanian, peningkatan kapasitas peternak, serta integrasi teknologi pakan dan manajemen ternak, menjadi bagian dari upaya besar memperkuat ketahanan pangan nasional, dari kandang, dari desa, dan dari tangan para peternak sendiri. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026, 31 Januari: Tantang Popsivo yang Tengah Terpuruk, Jadi Momentum Kebangkitan Yolla Yuliana Cs

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 31 Januari yang merupakan hari ketiga seri keempat di Gresik akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Alasan Polisi Tutup Kasus Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Sang Kekasih Hati Reza Arap Tak Didapati...

Alasan Polisi Tutup Kasus Penyelidikan Kematian Lula Lahfah, Sang Kekasih Hati Reza Arap Tak Didapati...

Polres Metro Jakarta Selatan memastikan bahwa tidak ada tindak pidana dalam kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Megawati Hangestri Cs Amankan Posisi Runner Up Putaran Pertama Proliga 2026 , Pelatih JPE Sebut Performa Anak Asuhnya...

Juara bertahan Proliga, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih hasil maksimal pada laga terakhir mereka di putaran pertama musim ini.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT