News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UNAS Kukuhkan 864 Wisudawan, Rektor UNAS Tegaskan Komitmen Transformasi Digital dan Penguatan Budaya

Universitas Nasional (UNAS) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun Akademik 2024/2025, di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (15/11).
Minggu, 16 November 2025 - 07:30 WIB
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. memberikan selamat kepada para wisudawan/i terbaik.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Universitas Nasional (UNAS) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun Akademik 2024/2025, di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (15/11). Sebanyak 864 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan oleh Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.

Wisuda UNAS turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia yang juga Warga Kehormatan UNAS Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. dan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya, Rektor UNAS menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas capaian akademik yang diraih. 

“Hari ini menandai capaian yang istimewa, hasil dari ketekunan, kerja keras, serta doa yang tiada henti. Kebahagiaan dan kebanggaan atas keberhasilan ini juga patut disematkan kepada para orang tua dan keluarga yang dengan tulus memberikan dukungan, pengorbanan, serta kasih sayang sepanjang perjalanan studi para wisudawan,” ujarnya.

El Amry melanjutkan UNAS berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu dan tanggung jawab publik. Sepanjang periode Mei–September 2025, sebanyak 11 program studi berhasil meningkatkan peringkat akreditasi, dengan empat di antaranya meraih predikat Unggul, yakni Program Studi Informatika, Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, dan Magister Manajemen.

UNAS juga menerima penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III atas inovasi sinkronisasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI-PPKPT) dan dipercaya menjadi pembina SPMI bagi 24 perguruan tinggi, mencerminkan keunggulan UNAS dalam tata kelola pendidikan tinggi.

Dari sisi reputasi eksternal, UNAS kembali menempati posisi unggulan dalam pemeringkatan EduRank dan UniRank 2025, baik di klaster Perguruan Tinggi Swasta di DKI Jakarta maupun di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Rektor UNAS menegaskan bahwa keunggulan akademik yang dicapai UNAS merupakan hasil dari sinergi antara potensi mahasiswa dan kualitas tenaga pendidik. Ia menambahkan, komitmen UNAS tidak berhenti pada penerimaan mahasiswa berprestasi, tetapi diwujudkan melalui pengembangan ekosistem pembelajaran yang didukung oleh tenaga pengajar dan kependidikan unggul, termasuk program peningkatan kualifikasi serta kompetensi dosen secara berkelanjutan dengan tetap menjaga rasio dosen dan mahasiswa yang ideal.

Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.
Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.
Sumber :
  • Istimewa

 

Transformasi Digital
Dalam rangka mewujudkan komitmen terhadap transformasi digital dan peningkatan mutu pendidikan, El Amry menegaskan bahwa UNAS terus membangun lingkungan belajar yang inspiratif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia menyampaikan bahwa universitas telah menghadirkan berbagai fasilitas modern seperti laboratorium berteknologi mutakhir, perpustakaan digital berakses global, serta ruang kelas interaktif berbasis smart classroom yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran yang imersif dan inovatif.

Pada tahun akademik 2024/2025, UNAS juga berhasil menyelesaikan implementasi lima sistem digital utama mulai dari Sistem Manajemen Pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), ijazah dan transkrip digital dengan blockchain security code, hingga sistem manajemen kinerja dan integrasi data antar aplikasi.

“Capaian ini menandai babak baru transformasi digital UNAS serta memantapkan posisinya sebagai pelopor pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. Komitmen tersebut memastikan fasilitas terbaik berpadu inovasi berkelanjutan agar mahasiswa memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

Menutup pidatonya, Rektor berpesan kepada para wisudawan agar tetap menjunjung tinggi integritas dan semangat kolaborasi. 

“Junjung tinggi integritas sebagai landasan utama, teruslah menggali ilmu sepanjang hayat dengan menguasai keterampilan digital dan sosial, rajut kolaborasi lintas disiplin serta jadilah pemimpin yang menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat,” pesannya.

Dalam pembekalannya, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, M.Sc., menegaskan bahwa budaya memiliki peran penting sebagai penuntun arah bangsa di tengah dinamika global yang terus berubah.

Fadli Zon melanjutkan bahwa dunia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari konflik geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga meningkatnya disinformasi. Menurutnya, situasi global yang tidak stabil menuntut generasi muda untuk memiliki pegangan nilai agar tetap mampu beradaptasi.

“Dalam kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, budaya menjadi kompas. UNAS memiliki dua kata penting dalam identitasnya, yaitu ilmu dan kebudayaan. Keduanya harus berjalan bersama,” ujarnya.

Fadli Zon menekankan pentingnya memajukan budaya nasional melalui pengembangan ekonomi kreatif, industri budaya, hingga soft power sebagai kekuatan baru bangsa. 

“Budaya menjadi sumber ekonomi kreatif. Dari museum, seni, hingga pengetahuan tradisional. Semua dapat menjadi pintu untuk menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pelestarian budaya melalui riset, karya kreatif, maupun inovasi teknologi merupakan langkah strategis untuk memastikan nilai-nilai budaya tidak hanya terjaga, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman. Penguatan intellectual property (IP) berbasis budaya juga menjadi sorotan penting agar warisan budaya dapat dilindungi dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Teknologi dan Budaya
Sebagai Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menyoroti pentingnya perspektif budaya dalam mempersiapkan para lulusan menghadapi tantangan masa depan. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki mega-diversity budaya yang bukan hanya menjadi fondasi identitas, tetapi juga sumber daya strategis bagi pengembangan ekonomi kreatif nasional.

“Keberagaman mega-diversity budaya kita ini penting sebagai suatu fondasi, tapi juga sebagai sumber bagi cultural and creative economy ke depan,” jelasnya.

Ia mendorong generasi muda dan kalangan akademisi untuk aktif memajukan kebudayaan nasional sebagai modal pembangunan bangsa
Terkait dengan tantangan dunia kerja yang semakin dinamis, Fadli Zon menekankan bahwa generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi.

Ia menilai bahwa perkembangan teknologi saat ini tidak lagi berjalan linear, tetapi memberikan quantum leap yang menuntut kesiapan generasi muda. Ia menegaskan bahwa teknologi harus digunakan untuk memperkuat budaya dan mengembangkan industri kreatif, bukan menghilangkan akar budaya.

Fadli Zon pun mengajak para wisudawan UNAS untuk terus berkreasi dan mengembangkan potensi diri dengan tetap memegang teguh nilai budaya bangsa, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat agar tidak tertinggal dalam dinamika perubahan industri dan tuntutan dunia kerja modern.

Wakil Presiden ke 10 dan 12 Republik Indonesia/ Warga Kehormatan Universitas Nasional Dr. (HC) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla.
Wakil Presiden ke 10 dan 12 Republik Indonesia/ Warga Kehormatan Universitas Nasional Dr. (HC) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla.
Sumber :
  • Istimewa

 

Warga Kehormatan UNAS yang juga Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Yusuf Kalla, menyampaikan pesan khusus kepada para lulusan UNAS. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya inovasi dan keberanian untuk memulai langkah kecil dalam menciptakan peluang kerja di tengah meningkatnya jumlah sarjana di Indonesia.

Dalam pesannya, Jusuf Kalla mengatakan bahwa perkembangan jumlah lulusan perguruan tinggi menuntut dunia kerja untuk semakin kompetitif. Karena itu, ia mendorong para lulusan agar tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang sudah ada, tetapi turut menciptakan ruang kerja baru melalui gagasan dan kreativitas.

“Banyaknya lulusan yang menjadi sarjana di Indonesia membuat lapangan pekerjaan harus punya inovasi. Mulailah dari yang kecil untuk membuat lapangan kerja. Semua dimulai dari yang kecil,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membina mahasiswa secara optimal serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. 

“Perguruan tinggi harus mampu membina mahasiswa secara optimal dan melahirkan inovasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.(chm)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT