News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Bullying sampai Diungkap Alumni Sekolah Pahoa, Sebut Siswa yang Akhiri Hidup Melompat karena Tidak Ada...

Viral dimedsos ada siswa Pahoa berusia 13 tahun, diduga melompat dari lantai 8 gedung sekolah. Mengundang pertanyaan besar kok bisa?.
Jumat, 7 November 2025 - 03:55 WIB
Dugaan Bullying sampai Diungkap Alumni Sekolah Pahoa, Sebut Siswa yang Akhiri Hidup Melompat karena Tidak Ada...
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Sekolah terpadu Pahoa tengah menjadi pembicaraan di tengah media sosial (Medsos). 

Hal ini memicu muncul dugaan-dugaan yang mengarah pada siswa Pahoa yang diduga mengakhiri hidupnya dari lantai 8 sekolah itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah Terpadu Pahoa
Sekolah Terpadu Pahoa
Sumber :
  • Istimewa/ Facebook Sekolah Terpadu Pahoa

 

Seorang siswa Pahoa berusia 13 tahun, diduga melompat dari lantai 8 gedung sekolah. Hal ini mengundang pertanyaan besar kok bisa?.

Atas kasus siswa Pahoa yang masih berumur 13 tahun itu, muncullah sebuah utas di Medsos X yang menjelaskan sebuah cerita dari yang mengaku alumni sekolah Terpadu tersebut.

Sebab insiden tragis itu menggegerkan publik dan memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya korban bullying yang sampai memutuskan mengakhiri hidup di Pahoa.

Dugaan Bullying sampai Diungkap Alumni Sekolah Pahoa, Sebut Siswa yang Akhiri Hidup Melompat karena Tidak Ada...
Dugaan Bullying sampai Diungkap Alumni Sekolah Pahoa, Sebut Siswa yang Akhiri Hidup Melompat karena Tidak Ada...
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/istimewa

 

Disampaikan oleh pihak Kepolisian kalau peristiwa siswa Pahoa itu pada Senin (3/11) kemarin. 

Bahkan siswa Pahoa yang masih berumur 13 tahun itu juga sempat dilarikan ke Rumah Sakit, meski berujung ke rumah duka.

"Korban masih diduga terjatuh dari lantai 8 (balkon luar) gedung sekolah, lalu kemudian menimpa kanopi di area pintu kedatangan,” jelas Kepala Seksi Humas Polres Tangsel, AKP Agil.

Kemudian dari Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami kasus siswa Pahoa ini.

Pihaknya sudah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV), sampai memanggil beberapa saksi dari lokasi kejadian untuk mengetahui secara pasti kronologi insiden tersebut.

"Polres Tangsel bersama Polsek Kelapa Dua telah mengamankan CCTV yang berada di sekolah untuk menyelidiki peristiwa yang ada pada saat kejadian,” ucap Wira.

Di sisi lain, sebuah akun X leaf menjelaskan, adanya alumni Pahoa yang juga mengaku jadi korban bullying.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisahnya pun viral, sampai-sampai ia mengaku tak adanya kepedulian dari pengejar atau guru untuk menanyakan atau mendampingi siswa terdampak.

“FYI, jenis bullying yang aku alami lebih ke pengucilan. Karena memang jarang dibully secara fisik, aku juga bingung (bagaimana) minta tolongnya gimana… karena ya aku dibully-nya karena DIKUCILIN,” tulis sang alumni.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral