News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Asosiasi Fastener Indonesia Rahman Tamin Mengapresiasi Kinerja Menteri Keuangan Purbaya

Ketua Asosiasi Fastener Indonesia (AFI) Rahman Tamin mengapresiasi kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa. M
Rabu, 5 November 2025 - 20:45 WIB
Ketua Asosiasi Fastener Indonesia (AFI) Rahman Tamin mengapresiasi kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Ketua Asosiasi Fastener Indonesia (AFI) Rahman Tamin mengapresiasi kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa. Menurut pengusaha mur, baut dan sejenisnya tersebut, kinerja Purbaya sudah terlihat dalam menggiatkan upaya reformasi dan perbaikan kinerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk meningkatkan penerimaan negara dan memberantas praktik yang tidak sesuai prosedur.

"Pintu masuk barang impor adalah di Bea Cukai, termasuk barang yang tidak sesuai prosedur. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) benar-benar membenahi, kami sangat mengapresiasi dalam hal ini," ungkap Rahman Tamin pada Rabu (5/11).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahman Tamin menambahkan AFI yang telah berdiri semenjak tahun 2012 lalu menyambut baik langkah Kemenkeu dibawah kepemimpinan Purbaya yang terus memperkuat integritas sistem perdagangan dan pengawasan impor.

"Kebijakan ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap produk Fastener telah melalui prosedur yang memiliki spesifikasi dan kualitas yang jelas sesuai dengan standar yang berlaku. Ini penting dilakukan mengingat AFI yang memproduksi mur, buat, sekrup dan sejenisnya sangat berkaitan dengan keselamatan," jelas pengusaha kelahiran 29 Juli 1959 silam.

Rahman menambahkan, produk Fastener seperti mur, baut dan sekrup adalah komponen penting dalam berbagai sektor industri, mulai dari kontruksi hingga otomotif. "Untuk itu kualitas produk yang tidak terverifikasi bukan hanya merugikan pelaku industri dalam negeri tetapi juga dapat membahayakan konsumen," tandas ayah dua anak ini.

Sebagai Ketua AFI, Rahman mendukung penuh upaya pemerintah dalam menertibkan impor Fastener yang tidak sesuai standar, serta memperkuat digitalisasi dan transparansi produk impor. Langkah ini bagi Rahman akan menciptakan iklim usaha yang lebih sehat, kompetitif dan berkeadilan bagi seluruh pelaku industri.

tvonenews

Masih menurut Rahman, AFI juga siap menjadi mitra strategis pemerintah yang dibangun melalui edukasi, sosialisasi, standar mutu hingga peningkatan kapasitas industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami percaya dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, asosiasi dan pelaku usaha, Indonesia dapat menjadi pusat Industri Fastener berkualitas di Asia Tenggara," ungkap Rahman optimis.

Penertiban impor yang tidak berstandar jelas Rahman bukan hanya tentang regulasi, tetapi tentang menjaga integritas, keselamatan dan kepercayaan pabrik. "Dampak positif ini akan mulai terasa dan berprogres di tahun depan," tutup Rahman Tamin.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral