News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunitas Suporter Bola di Bogor Gelar Silaturahmi, Jaga Solidaritas dan Tolak Politisasi

Sejumlah komunitas suporter sepak bola di Bogor Raya menggelar silaturahmi bertajuk “Silaturahmi Antar Suporter Bogor Raya Jaga Solidaritas” guna mempererat solidaritas. Acara ini digelar di Warung Kopi Simpang Sentul, Kabupaten Bogor, pada Minggu (19/10/2025).
Senin, 20 Oktober 2025 - 03:56 WIB
Komunitas Suporter Bola di Bogor Gelar Silaturahmi, Jaga Solidaritas dan Tolak Politisasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah komunitas suporter sepak bola di Bogor Raya menggelar silaturahmi bertajuk “Silaturahmi Antar Suporter Bogor Raya Jaga Solidaritas” guna mempererat solidaritas. Acara ini digelar di Warung Kopi Simpang Sentul, Kabupaten Bogor, pada Minggu (19/10/2025).

Ketua Umum Kabo Mania, Heri Khaeruman mengungkapkan kegiatan ini juga bertujuan untuk menghindarkan suporter dari hal-hal negatif yang dapat memecah persatuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kegiatan silaturahmi antara suporter Bogor Raya ini digelar untuk menjaga solidaritas dan menyatukan visi bahwa suporter adalah pendukung yang membawa cahaya positif. Kami tidak ingin ada hal-hal yang memecah belah, terutama terkait politisasi atau hal-hal negatif lainnya,” kata Heri, kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).

Kemudian Heri berharap dengan adanya kegiatan ini, suporter tak hanya kompak di stadion, tetapi juga dalam kehidupan sosial.

"Kita berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja, tapi bisa berkelanjutan dengan berbagai kegiatan positif lainnya. Dengan begitu, suporter tidak hanya kompak di stadion, tapi juga dalam kehidupan sosial,” ucap Heri.

“Harapan kami, komunitas suporter di Bogor semakin solid, kompak, dan sama-sama menjaga Bogor agar tetap aman dan nyaman,” sambungnya.

Kemudian beberapa para perwakilan suporter juga menyampaikan pernyataan untuk menjaga solidaritas, persaudaraan, dan komunikasi yang sehat antar seluruh suporter.

Selain itu mereka menolak segala bentuk tindakan negatif seperti kekerasan, provokasi, perusakan, maupun ujaran kebencian, baik di dalam maupun luar stadion. 

Komunitas suporter se-Bogor Raya juga bersepakat tidak akan terlibat dalam aktivitas yang dapat memicu konflik, merusak nama baik daerah, atau mengganggu ketertiban umum.

Para suporter menegaskan dukungan terhadap tim masing-masing akan dilakukan secara sportif, damai, dan saling menghormati, tanpa memandang perbedaan warna atau asal klub. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya apabila ada anggota yang terlibat dalam kegiatan di luar tanggung jawab komunitas, maka hal itu menjadi tanggung jawab pribadi, bukan organisasi.

Pernyataan bersama tersebut menjadi simbol komitmen baru untuk menciptakan suasana dukungan yang aman, positif, dan membanggakan di Bogor Raya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT