News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamina Ajak Puluhan Aktivis Uji Langsung Pertalite, Isu Etanol 50 Persen Terbantahkan di Depan Umum

Isu miring soal dugaan Pertalite mengandung etanol hingga 50 persen akhirnya dibuktikan langsung di depan publik.  Dalam sebuah forum diskusi yang digelar FSPPB
Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:14 WIB
Secara acak dipilih salah satu sepeda motor aktivis peserta FGD, lalu diambil sampel bahan bakar jenis Pertalite.
Sumber :
  • Ammar Ramzi

Jakarta, tvOnenews.com – Isu miring soal dugaan Pertalite mengandung etanol hingga 50 persen akhirnya dibuktikan langsung di depan publik. 

Dalam sebuah forum diskusi yang digelar Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) di Jakarta, Kamis (9/10/2025), puluhan aktivis buruh bersama perwakilan Pertamina melakukan uji acak terhadap bahan bakar kendaraan peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini dilakukan menyusul maraknya pemberitaan negatif dan video viral yang menuding Pertamina mencampur produk Pertalite dengan etanol.

Secara acak dipilih salah satu sepeda motor aktivis peserta FGD, lalu diambil sampel bahan bakar jenis Pertalite.
Secara acak dipilih salah satu sepeda motor aktivis peserta FGD, lalu diambil sampel bahan bakar jenis Pertalite.
Sumber :
  • Ammar Ramzi

 

Uji coba sederhana dilakukan secara terbuka. Panitia memilih secara acak salah satu sepeda motor peserta FGD, lalu mengambil sampel bahan bakar jenis Pertalite sekitar 500 mililiter. 

Campuran bensin dan air kemudian dikocok dan didiamkan beberapa saat. Hasilnya, tidak ditemukan perubahan volume air, yang berarti tidak ada kandungan etanol sama sekali seperti yang dituduhkan.

“Jelas sekali, tidak ada etanol di Pertalite. Apalagi sampai 50 persen seperti fitnah di video itu,” tegas salah satu peserta uji di lokasi.

Kandungan air (di foto kanan, lingkar merah) tetap atau tidak berubah dari semula maupun tercampur
Kandungan air (di foto kanan, lingkar merah) tetap atau tidak berubah dari semula maupun tercampur
Sumber :
  • Ammar Ramzi

 

Presiden FSPPB Arie Gumilar mengatakan isu negatif terhadap Pertamina belakangan ini bukan kejadian kebetulan.

Ia menilai serangan opini publik dilakukan secara sistematis untuk merusak citra perusahaan energi pelat merah tersebut.

“Kami meyakini, pembusukan citra Pertamina adalah bagian dari upaya mempercepat swastanisasi energi nasional. Kalau dibiarkan, kedaulatan energi kita bisa jatuh ke tangan asing,” ujar Arie.

Dalam kesempatan itu, FSPPB juga menegaskan kembali pentingnya reintegrasi Pertamina dari hulu hingga hilir, termasuk pengembalian fungsi SKK Migas dan BPH Migas ke dalam satu entitas di bawah kendali langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

Senada dengan itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Dumatubun menegaskan bahwa seluruh produk BBM Pertamina diproduksi sesuai spesifikasi resmi dari Kementerian ESDM.

“Tidak ada penambahan etanol dalam proses produksi maupun distribusi Pertalite. Produk ini berbasis komponen hidrokarbon eks kilang, bukan bioetanol,” kata Roberth dalam keterangan tertulis, Rabu (8/10/2025).

FSPPB menilai masyarakat perlu waspada terhadap informasi palsu yang menyerang Pertamina. Menurut mereka, menyelamatkan Pertamina sama dengan menjaga kedaulatan energi bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau energi kita dikuasai swasta dan asing, yang tergadai bukan hanya migas, tapi masa depan rakyat Indonesia,” tutup Arie.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral