News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

[VIDEO] Reza Pahlavi Terang-terangan Ingin Gulingkan Ayatollah Khamenei dan Bangun Harapan Iran yang Baru

Di tengah krisis geopolitik dan konflik militer yang makin mengguncang Iran, sosok lama kembali muncul dan menjanjikan perubahan radikal. Ia adalah Reza Pahlavi
Kamis, 26 Juni 2025 - 17:25 WIB
Kolase foto Reza Pahlevi dan Ayatollah Khamenei, Iran
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah krisis geopolitik dan konflik militer yang makin mengguncang Iran, sosok lama kembali muncul dan menjanjikan perubahan radikal. Ia adalah Reza Pahlavi putra dari Shah Mohammad Reza Pahlavi penguasa terakhir sebelum Revolusi Islam 1979.

Pahlavi yang kini berusia 64 tahun dan telah hidup dalam pengasingan selama hampir lima dekade menyatakan siap menjadi pemimpin interim Iran, menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang masih memegang tampuk kekuasaan sebagai Pemimpin Tertinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Politico Reza Pahlavi pada Senin (23/6/2025) di Paris mengutarakan visinya secara gamblang bahwa sistem teokrasi di Iran harus diakhiri. 

tvonenews

Menurutnya rakyat Iran membutuhkan dukungan internasional untuk melawan rezim otoriter keagamaan yang telah mengakar sejak revolusi 1979.

“Dibutuhkan tindakan konkret dan dukungan dari dunia luar, termasuk peningkatan akses komunikasi dan internet untuk rakyat Iran, agar bisa menyatukan suara perlawanan,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut bahwa intervensi militer, seperti serangan udara Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran baru-baru ini, bisa menjadi titik balik bagi rakyat untuk menggulingkan rezim dan membangun sistem pemerintahan baru.

Meski masih memiliki basis pendukung kuat dari kelompok monarki baik di dalam maupun luar negeri, langkah Reza Pahlavi menuai pro dan kontra. 

Sebagian kelompok oposisi dan aktivis menolak wacana kembalinya sistem kerajaan, meski bersimpati terhadap tujuan menggulingkan Khamenei.

“Kami ingin perubahan, tapi bukan kembali ke masa lalu,” ujar seorang aktivis dari diaspora Iran di London.

Namun demikian, Pahlavi tidak menawarkan monarki absolut seperti yang dijalankan ayahnya, melainkan lebih kepada transisi demokratis yang dipimpinnya sebagai figur nasional hingga pemilu bebas dapat digelar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran saat ini berada dalam tekanan berat. Konflik militer yang dipicu oleh serangan udara Amerika Serikat ke situs-situs strategis Iran memperparah ketegangan regional, sementara tekanan dalam negeri terhadap kebebasan sipil terus meningkat.

Pahlavi, yang selama ini aktif menggalang dukungan di komunitas internasional, kembali mengangkat gagasan bahwa perubahan tidak harus melalui darah dan pedang, tetapi bisa dimulai dari harapan dan kepemimpinan baru yang bersih dari represi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral