News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar Jabar Mulai Bulan Juni Tak Bisa Lagi Keluar Malam, Dedi Mulyadi Bikin Aturan Baru

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengumumkan sederet aturan baru untuk pelajar yang akan mulai berlaku mulai bulan Juni 2025. Kebijakan ini dituangkan dalam
Sabtu, 31 Mei 2025 - 23:59 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

tvOnenews.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengumumkan sederet aturan baru untuk pelajar yang akan mulai berlaku mulai bulan Juni 2025. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat nomor 51/PA.03/Disdik dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Tiga poin utama dari kebijakan ini mencakup jam malam bagi pelajar, jam masuk sekolah dimajukan ke pukul 06.00 WIB, dan hari sekolah hanya Senin–Jumat (Sabtu-Minggu libur).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam upaya menekan angka kenakalan remaja, tawuran, dan kegiatan negatif di malam hari, Gubernur Dedi menetapkan jam malam untuk pelajar dimulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Pelajar dilarang berkeliaran di luar rumah pada waktu tersebut, kecuali dalam kondisi atau kegiatan tertentu.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube

 

Pengecualian diberikan jika mengikuti kegiatan sekolah atau lembaga pendidikan resmi, mengikuti kegiatan keagamaan atau sosial di lingkungannya dengan sepengetahuan orang tua, bersama orang tua atau wali, kondisi darurat atau bencana, dan kegiatan lain dengan izin dan pengetahuan orang tua.

Pemprov Jabar tidak akan menanggung biaya atau bantuan kepada pelajar yang terlibat dalam insiden kenakalan (tawuran, perkelahian, dll) selama jam malam berlaku, bahkan jika mereka mengalami luka dan butuh penanganan medis.

“Kalau ada anak yang berkelahi, tawuran, lalu masuk rumah sakit, pemda provinsi tidak akan bantu pembiayaan. Itu sudah jadi risiko,” tegas Dedi.

Dedi Mulyadi juga mengumumkan bahwa seluruh pelajar di Jawa Barat mulai dari SD hingga SMA akan masuk sekolah lebih awal, yakni pukul 06.00 WIB. Kebijakan ini dianggap sebagai bentuk latihan kedisiplinan dan pemanfaatan waktu secara maksimal.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

 

Ia menekankan bahwa jam masuk pagi bukan hal baru karena pernah diterapkannya di Kabupaten Purwakarta saat menjabat sebagai bupati. Menurutnya, pelajar justru akan mendapatkan lebih banyak waktu istirahat karena hanya belajar hingga hari Jumat.

“Tidak apa-apa mulai pukul 06.00, tapi belajarnya kan sampai Jumat saja,” ujarnya.

Demi menjaga keseimbangan antara kegiatan akademik dan kehidupan sosial serta spiritual siswa, hari Sabtu dan Minggu ditetapkan sebagai hari libur resmi sekolah.

Dengan begitu, siswa bisa lebih banyak beraktivitas dengan keluarga, mengikuti kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler non-formal, hingga beristirahat penuh sebelum pekan belajar dimulai kembali pada hari Senin.

Gubernur Dedi secara khusus meminta para bupati dan wali kota se-Jawa Barat untuk mengkoordinasikan implementasi aturan ini hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Ia berharap seluruh kepala daerah bisa satu visi untuk menciptakan generasi muda yang disiplin, sehat, dan bebas dari kenakalan remaja.

“Mudah-mudahan para bupati dan wali kota satu suara dengan Gubernur Jawa Barat,” ucapnya.

Meski kebijakan ini bertujuan baik, respon masyarakat cukup beragam. Beberapa pihak menyambut positif, menyebut ini sebagai langkah strategis untuk membentuk karakter pelajar yang lebih tertib dan produktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait transportasi umum dan keamanan pada pagi hari, kesiapan siswa SD dan SMP untuk bangun dini hari, dan orang tua yang bekerja dan harus menyesuaikan waktu antar-jemput.

Banyak netizen juga memperdebatkan efektivitas jam malam serta sanksi sosial bagi korban kenakalan remaja, yang dianggap bisa menimbulkan efek diskriminatif.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Kuliner khas Sumba umumnya berbasis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di wilayah tersebut. Jagung dan singkong menjadi sumber utama karbohidrat

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral