News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewat Soeper Run, KA Unsoed Beri Beasiswa untuk Mahasiswa Tak Mampu

Keluarga Alumni (KA) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengadakan kegiatan bantuan sosial.
Selasa, 27 Mei 2025 - 01:41 WIB
Lewat Soeper Run, KA Unsoed Beri Beasiswa untuk Mahasiswa Tak Mampu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Keluarga Alumni (KA) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengadakan kegiatan bantuan sosial.

Langkah itu ditujukan sebagai bentuk kepedulian berupa memberikan beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu di Unsoed.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dana beasiswa yang dikumpulkan disalurkan dalam rangkaian acara Soeper Run.

Lebih dari 500 peserta mengikuti Soeper Run dengan berlari sejauh lima kilometer di sekitar kampus Unsoed.

Ketua KA Unsoed, Abdul Kholik mengatakan kegiatan ini bukan sekadar fun run tetapi bagian dari aksi sosial untuk kampus.

"Kami ingin memberikan beasiswa kepada mahasiswa Unsoed yang kurang mampu. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kampus," ujarnya, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Kholik menambahkan bahwa program ini akan terus digagas setiap tahun. 

Ia berharap bantuan ini dapat membantu mahasiswa berprestasi yang menghadapi kendala ekonomi.

"Kami berjanji akan memberikan bantuan ini setiap tahun. Ini berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman semasa kuliah yang pernah mengalami kesulitan ekonomi," katanya.

Dalam acara yang sama, KA Unsoed juga membagikan bantuan sosial (bansos) kepada para office boy di kampus.

Sebanyak 120 paket bansos dibagikan kepada mereka yang menjadi bagian penting dari keseharian kampus.

"Kita tahu bahwa mereka juga menemani perjuangan kita di kampus. Karena kampus bukan hanya berisi dosen dan mahasiswa, tapi juga orang-orang yang bekerja keras untuk menghidupi keluarga," ucapnya.

Selain itu, KA Unsoed juga menyumbangkan 150 pohon untuk ditanam di area kampus sebagai bagian dari upaya penghijauan.

"Kampus Unsoed merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Purwokerto. Kawasan ini sering menjadi tempat yang dikunjungi masyarakat, bukan hanya mahasiswa dan dosen," ungkapnya.

Tak hanya itu, bantuan juga diberikan kepada Sekolah Komunitas Bhinneka Ceria sebuah komunitas yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat desa.

Kepala Sekolah Bhinneka Ceria, Nana Falfana, mengatakan bahwa dana tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan mahasiswa Unsoed dalam memberdayakan desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dana ini akan kami gunakan untuk pendidikan dan pemberdayaan," ujarnya.

Sementara itu, Marsudi Wijaya dari SalingJaga & Kitabisa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi bersama.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT