GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Jenderal Besar Beda Pendapat soal Hercules, Hendropriyono Bilang Sang Preman Punya Jasa untuk Negara, tapi Jenderal Satu ini Bilang Kurang Ajar: Dia itu...

Dua Jenderal TNI beda pendapat soal Hercules, AM Hendropriyono bilang sang preman Tanah Abang punya jasa untuk negara, tapi Jenderal Gatot Nurmantyo bilang
Kamis, 8 Mei 2025 - 17:44 WIB
Dua Jenderal Besar Beda Pendapat soal Hercules, Hendropriyono Bilang Sang Preman Punya Jasa untuk Negara, tapi Jenderal Satu ini Bilang Kurang Ajar Dia itu...
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Ketegangan antara mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Ketua Umum GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu), Rosario de Marshall alias Hercules, semakin memanas.

Konflik ini mencuat ke publik setelah Hercules menyebut Letjen (Purn) Sutiyoso dengan kalimat yang dinilai menghina dan merendahkan martabat purnawirawan TNI, yakni "sudah bau tanah". 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut memicu gelombang kemarahan dari berbagai kalangan, termasuk dari para mantan petinggi militer.

Salah satu tokoh militer yang paling lantang mengecam ucapan Hercules adalah Gatot Nurmantyo. Ia menyebut Hercules sebagai sosok yang kurang ajar dan tidak tahu diri. 

Dalam wawancara dengan jurnalis senior Hersubeno Arief yang tayang di kanal Hersubeno Point pada 1 Mei 2025, Gatot meluapkan kemarahannya secara terbuka. 

“Saya sudah dua bulan lebih puasa bicara, tapi begitu soal Hercules, ini kurang ajar nih orang. Tidak tahu diri. Dia merasa paling hebat,” tegas Gatot.

Gatot bahkan mengungkit kembali masa lalu Hercules yang pernah menjadi TBO (Tenaga Bantuan Operasi) bagi militer Indonesia. 

Menurutnya, keberadaan Hercules di Jakarta dan posisinya saat ini tidak lepas dari bantuan purnawirawan TNI. 

Hercules tersinggung dengan perkataan Gatot Nurmantyo
Hercules tersinggung dengan perkataan Gatot Nurmantyo
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

“Ingat, kau dulu TBO. Bisa ke Jakarta juga karena bantuan purnawirawan. Kok ngomong seenaknya. Tidak sopan. Sudah jadi raja kau? Kamu itu preman, preman yang memakai pakaian Ormas,” tambah Gatot dengan nada geram.

Gatot juga menanggapi pernyataan Hercules yang menuding Forum Purnawirawan TNI dan Sutiyoso hendak mengkudeta negara. 

Menurut Gatot, tudingan tersebut tidak berdasar dan mencemarkan nama baik tokoh-tokoh militer yang telah berjasa. 

“Pak Sutiyoso itu baret merah, Kopassus, bintang tiga, jenderal. Tidak ada satu kata pun dari Pak Sutiyoso atau purnawirawan TNI untuk kudeta negara. Fitnah itu,” ujarnya.

Namun di tengah gempuran kritik, Hercules justru mendapat pembelaan dari sesama jenderal purnawirawan, yakni mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono

Dalam pernyataan terpisah, Hendropriyono menyebut bahwa publik tidak boleh melupakan jasa-jasa Hercules kepada negara, khususnya ketika berperang bersama TNI melawan kelompok separatis Fretilin di Timor Timur.

“Dalam kebersamaannya dengan kita di medan pertempuran, sampai kakinya buntung,” ujar Hendropriyono, mengingatkan pengorbanan fisik yang diderita Hercules saat masih berjuang bersama militer Indonesia.

Menurut Hendropriyono, pilihan hidup Hercules sebagai preman tidak bisa dipisahkan dari keterbatasan fisik dan kondisi sosial yang ia alami pasca-konflik. 

“Kalau dia bisa milih, dia tidak akan menjadi preman. Tapi dia menjadi preman karena tidak ada orang yang mau terima dia kerja dengan kaki buntung, tangan buntung dan mata satu yang sehat. Mungkin tidak ada jalan lain kecuali jalan preman. Itu yang harus kita lihat,” kata Hendropriyono seperti dikutip dari pernyataan resminya.

Hendropriyono, yang dikenal sebagai ‘The Master of Intelligence’, menilai bahwa masyarakat harus bersikap adil dalam melihat latar belakang seseorang. 

Ia mengingatkan bahwa Hercules tetap menunjukkan kesetiaannya kepada Indonesia di masa-masa sulit, meski kemudian memilih jalan keras demi bertahan hidup.

Kolase Hercules dan Hendropriyono
Kolase Hercules dan Hendropriyono
Sumber :
  • tvOnenews

 

Perbedaan tajam antara dua jenderal ini menunjukkan adanya ketegangan internal di kalangan purnawirawan terkait cara pandang terhadap tokoh-tokoh kontroversial seperti Hercules. 

Gatot mewakili suara tegas dari militer yang menuntut penghormatan dan etika dari warga sipil terhadap para purnawirawan. 

Sementara itu, Hendropriyono menawarkan pendekatan yang lebih lunak, dengan mempertimbangkan sejarah dan keterbatasan hidup yang dialami Hercules.

Isu yang mencuat semakin kompleks karena Hercules bukan hanya dianggap menghina secara personal, melainkan juga merendahkan martabat institusi TNI secara keseluruhan. 

Komentar pedasnya terhadap Sutiyoso dan Forum Purnawirawan dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap jasa-jasa militer. 

Tak heran jika pernyataan Hercules menyulut reaksi keras, terutama dari mereka yang merasa perjuangan mereka diabaikan begitu saja.

Di sisi lain, pembelaan Hendropriyono tak bisa dianggap angin lalu. Sebagai tokoh penting dalam dunia intelijen dan militer.

Ucapannya punya bobot. Hendropriyono pernah menjadi guru besar di bidang intelijen yang pertama di Indonesia dan bahkan diklaim pertama di dunia dan memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai operasi militer.

Perselisihan ini juga menjadi cerminan bagaimana tokoh-tokoh besar dalam militer Indonesia bisa berbeda pendapat soal tokoh sipil yang kontroversial. 

Polarisasi antara Gatot dan Hendropriyono memperlihatkan bahwa narasi tentang “jasa” dan “penghinaan” bisa ditafsirkan sangat berbeda, tergantung dari sudut pandangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski publik terbelah antara yang mendukung Gatot dan yang membela Hercules melalui perspektif Hendropriyono, satu hal yang pasti: isu ini menyentuh sensitivitas tinggi soal penghormatan terhadap para purnawirawan TNI. 

Di tengah hiruk-pikuk politik dan ormas, nama Hercules kembali menjadi sorotan tajam, tidak hanya karena masa lalunya sebagai preman, tapi juga karena ucapannya yang dianggap mencederai kehormatan para jenderal yang telah pensiun. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT