News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arus Balik H+3 Lebaran di Jalur Tengah Brebes, Ruas Ketanggungan-Pejagan Macet

Pantauan arus balik H+3 Lebaran, di jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengalami peningkatan tajam. Bahkan, di ruas Ketanggungan - Pejangan terjadi kemacetan.
Kamis, 3 April 2025 - 20:47 WIB
Antrean kendaraan mengular panjang di ruas Ketanggungan Brebes, Kamis (3/4/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Pantauan arus balik H+3 Lebaran, di jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengalami peningkatan tajam. Bahkan, di ruas Ketanggungan - Pejangan terjadi kemacetan, Kamis (02/04/2025) siang.

Ruas Ketanggungan - Pejagan menjadi akses utama para pemudik dari arah Yogyakarta dan Purwokerto untuk masuk tol Pejagan maupun menuju jalur pantura arah Jakarta. Di ruas ini, kendaraan pemudik dan masyarakat lokal terpantau mengular.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemacetan terjadi akibat kendaraan pemudik yang akan menuju arah utara gerbang Tol Pejagan maupun jalur pantura, tersendat akibat aktivitas lalu lintas kendaraan warga lokal yang melakukan putar balik atau berbelok arah.

Pasukan Pengendali (Padal) Ruas Ketanggungan, AKP Ibnu Setyadi mengatakan, pihaknya harus bekerja ekstra dalam mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang parah. Termasuk, mengatur waktu dan mengarahkan kendaraan warga lokal untuk berbalik arah. 

"Kepadatan ini, karena aktivitas warga lokal yang akan berbelok arah meningkat. Sehingga kami harus kerja ektra dalam mengatur kendaraan lokal agar tidak terjadi kemacetan," kata Ibnu kepada awak media.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk mengurai kemacetan itu, kendaraan pemudik dari arah Banyumas, Cilacap dan sekitarnya  yang akan masuk gerbang Tol Pejagan, dialihkan dari pertigaan Ciremai menuju jalur alternatif ke gerbang tol Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Sebagian kendaraan pemudik dari arah selatan kita alihkan kendaraan melalui jalur alternatif ke gerbang Tol Ciledug. Yang lainnya melalui Tol Pejagan. Ini untuk mengurai kenacetan di ruas Ketangggungan," jelas Ibnu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diperkirakan kepadatan arus kendaraan akan terus terjadi hingga sore hingga malam hari nanti. Apalagi aktivitas warga akan semakin ramai pada malam hari.

"Diprediksi puncak arus balik yang melintas melalui ruas Ketanggungan akan terjadi pada  hari Sabtu nanti," pungkasnya. (tho/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT