News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prediksi Malam Lailatul Qadar: Apakah Selalu di Malam Ganjil? Apakah 27 Ramadhan?

Pada 10 malam terakhir ada satu malam istimewa bernama Lailatul Qadar, yang keutamaannya disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3).
Minggu, 23 Maret 2025 - 22:09 WIB
Ilustrasi Seorang Muslim Saat di Malam Lailatul Qadar
Sumber :
  • istockphoto

tvOnenews.com - Pada 10 malam terakhir ada satu malam istimewa bernama Lailatul Qadar, yang keutamaannya disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3).

Pada Malam Lailatul Qadar, malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmat, keberkahan, dan ampunan bagi hamba-hamba yang beribadah dengan penuh keikhlasan. Adapun keutamaan dari Lailatul Qadar antara lain:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih baik dari seribu bulan – Ibadah pada malam ini lebih utama daripada ibadah selama 83 tahun 4 bulan.

Malaikat turun ke bumi – Membawa kedamaian dan keberkahan bagi umat Islam yang beribadah.

Ampunan dosa – Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang menghidupkan Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)

Doa mustajab – Pada malam ini, doa yang dipanjatkan dengan tulus akan lebih mudah dikabulkan.

Sementara dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa tanda-tanda malam Lailatul Qadar antara lain:

  • Udara terasa sejuk, tidak panas dan tidak dingin.
  • Suasana malam lebih tenang dan damai.
  • Matahari keesokan harinya terbit dengan cahaya lembut tanpa sinar yang menyilaukan.

Meski ada tanda-tanda yang dibocorkan, adanya Lailatul Qadar menjadi misteri dan harus dikejar oleh setiap Muslim. Namun apakah ada dalil yang menguatkan kapan terjadinya malam Lailatul Qadar itu? Berikut 17 perbedaan pendapat ulama dalam penentuan jatuhnya malam Lailatul Qadar.

Dalam kitabnya yang berjudul Janā Al-Jannatain Fī Syarafi Al-Lailatain, Syaikh Abī Abdillah Muhammad bin Ahmad ibn Marzūq at-Tilmasāni memaparkan bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai penentuan jatuhnya malam Lailatul Qadar.

Perbedaan pendapat para ulama mengenai apakah Lailatul Qadar dikhususkan pada zaman Nabi Muhammad Ṣalla Allāh ‘Alaihy wa Sallam saja ataukah tidak? Menurut jumhūr (kebanyakan ulama) ia tidak dikhususkan di zaman Nabi saja, seperti halnya ia jatuh berbeda pada setiap tahunnya. 

Pendapat Pertama

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 Ramadhan ini merupakan pendapat Ali, Aisyah istri Nabi, Muāwiyah bin Abī Sufyān, Abdullah bin Umar bin Al-Khaṭṭab dan beberapa kelompok dari kalangan Tabi’in. 

Mereka bersandar pada hadits yang diriwayatkan Imam Muslim berikut ini.

حدثنا محمد بن المثنى: حدثنا محمد بن جعفر: حدثنا شعبة قال: سمعت عبدة بن أبي لبابة يحدث عن زر بن حبيش عن أبي بن كعب رضي الله عنه قال: قال أبي في ليلة القدر: والله إني لأعلمها: قال شعبة: وأكبر علمي هي الليلة التي أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم بقيامها, هي ليلة سبع وعشرين (صحيح مسلم-كتاب الصيام-ص: ٤٨٨)

“Ubay berkata mengenai jatuhnya malam Lailatul Qadar, demi Allah aku tidak mengetahuinya. Syu’bah berkata: “Sepenuh pengetahuanku bahwa Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 yang mana Rasulullah memerintahkan kita untuk menghidupkan malam tersebut.”

Pendapat Kedua

Malam Lailatul Qadar jatuh pada setiap malam satu tahun penuh dan berpindah-pindah, hal tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ūd dan condong kepada pendapat Imam Abū Hanīfah. 

Alasannya adalah karena ia tetap dan tidak diangkat, maka pendapat yang menentukan Lailatul Qadar adalah pendapat yang sangat lemah.

Pendapat Ketiga

Malam Lailatul Qadar jatuh pada satu bulan penuh bulan Ramadhan didasarkan pada firman Allah pada surat al-Baqarah ayat 184, di dalamnya Allah hanya menyebutkan waktu yang umum di seluruh bulan Ramadhan supaya manusia berusaha keras untuk mendapatkannya.

Pendapat Keempat

Malam Lailatul Qadar jatuh pada sepuluh akhir bulan Ramadhan, didasarkan pada hadits-hadits dalam kitab sahih, pendapat tersebut dikemukakan oleh Mālik, As-Syafi’i, Al-Auza’i, Ishāq, Abī Tsaur, Ahmad bin Hambal, pendapat inilah yang menjadi awal perbedaan penentuan Lailatul Qadar pada sepuluh akhir.

Pendapat Kelima

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam pertama bulan Ramadhan, ini merupakan pendapat Abdul Azīz bin Ibrāhim bin Ahmad At-Tamīmī.

Pendapat Keenam

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-17 Ramadhan yang pada subuh malam tersebut terjadi perang Badar, ini merupakan pendapat yang dikemukakan Hasan, Ishāq, Abdullah bin Zubair. 

Mereka berlandaskan dengan surah al-Anfāl ayat : 41. Menurut Ibnu Arabī hari tersebut adalah malam ke -17 yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ūd.

Pendapat Ketujuh

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-19 menurut Al-Hafidz di dalam kitab Al-Fath.

Pendapat Kedelapan

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21, Imam Syafi’i condong pada malam tersebut didasarkan pada hadits "الماء والطين"  yang diriwayatkan oleh Abū Saīd Al-Khudrī yang dikeluarkan dari Imam Malik dalam kitab Al-Muwaṭa` dan selainnya.

Pendapat Kesembilan

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-23 seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar yang dikeluarkan oleh Abdul Razaq di dalam kitab Al-Musannaf.

Pendapat Kesepuluh

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25  didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abī Saīd Al-Khudrī bahwasannya Rasulullah Ṣalla Allāh ‘Alaihy wa Sallam bersabda “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh terakhir, sembilan terakhir, lima terakhir (malam ke 25) diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Pendapat ke-11

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29 seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam musnadnya bahwa Rasulullah bersabda “Lailatul Qadar itu jatuh pada malam ke-29 atau malam ke-27, maka sesungguhnya para malaikat pada malam tersebut seperti bilangan kerikil.”

Pendapat ke-12

Malam Lailatul Qadar jatuh pada tanggal ganjil pada sepuluh akhir bulan Ramadhan yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Ibnu Abbas.

Pendapat ke-13

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam "الأشفاع", Imam Al-Hasan berkata “pada malam ke-24 matahari terangkat ke atas selama dua puluh tahun, kemudian aku melihatnya terbit berwarna putih tanpa disertai sinar yang mencorong yaitu sinar yang banyak.

Pendapat ke-14

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-26 yang didasarkan sebagian hadis.

Pendapat ke-15

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-15 sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Al-Arabi di sebagian kitabnya.

Pendapat ke-16

Malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-15 di bulan Sya’ban sebagaimana yang diceritakan oleh "سند بن عنان" orang yang mengemukakan pendapat ini berdalih dengan firman Allah surah Ad-Dukhan ayat 4 yang berbunyi  “Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”.

Pendapat ket-17

Ketika malam Lailatul Qadar jatuh pada hari di tahun ini, maka ia pun akan jatuh lagi di bulan yang selanjutnya, pendapat ini dinisbatkan kepada Abdullah bin Mas’ūd.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah 17 pendapat ulama tentang kapan jatuhnya malam Lailatul Qadar. Kapan pastinya malam Lailatul Qadar, hanyalah Allah yang Maha Mengetahui. Maka, mari kita maksimalkan ibadah di 10 malam terakhir Ramadhan agar mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat ampunan dan rahmat Allah. Aamiin. (put)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Berhenti Berkuda saat Lihat Ibu Korban Tabrak Lari, Langsung Beri Bantuan Rp10 Juta

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Berhenti Berkuda saat Lihat Ibu Korban Tabrak Lari, Langsung Beri Bantuan Rp10 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi berhenti berkuda saat melihat ibu korban tabrak lari di Sumedang, langsung beri bantuan Rp10 juta dan lanjutkan agenda kirab budaya.
Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral