News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PGI Bagi-bagi 8.000 Gram Emas untuk Nasabah di 6 Kota Besar Indonesia

Pusat Gadai Indonesia (PGI) membagikan total 8.000 gram emas atau total sekitar lebih dari 12 Miliyar Rupiah kepada 8.000 nasabah setianya di enam kota besar.
Sabtu, 28 Desember 2024 - 00:01 WIB
PGI membagikan total 8.000 gram emas atau total sekitar lebih dari 12 Miliyar Rupiah kepada 8.000 nasabah setianya di enam kota besar secara serentak.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pusat Gadai Indonesia (PGI) membagikan total 8.000 gram emas atau total sekitar lebih dari 12 Miliyar Rupiah kepada 8.000 nasabah setianya di enam kota besar secara serentak.

Keenam kota tersebut antara lain, Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Denpasar, dan Serang, dengan masing-masing nasabah mendapatkan 1 gram emas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi-bagi emas ini merupakan acara spesial dalam rangka peluncuran produk terbarunya, Gadai Emas. 

Program ini menjadi bagian dari strategi PGI untuk memperkenalkan produk Gadai Emas sekaligus mempererat hubungan dengan nasabah.

Direktur Utama Pusat Gadai Indonesia, Andrew Susanto, mengatakan, pihaknya memulai menerima jaminan emas sejak tahun 2024.

tvonenews

"Kami membagikan hadiah langsung logam mulia emas 1 gram kepada 8000 nasabah loyal kami. Mudah2an bisa mencetak rekor MURI dengan pembagian hadiah emas besar-besaran ini," kata dia dalam keterangannya, Jumat (27/12/2024).

Andrew juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan para nasabah selama ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada para nasabah yang telah setia bersama kami. Dengan peluncuran produk Gadai Emas ini, kami berharap dapat memberikan solusi keuangan yang lebih fleksibel dan menguntungkan. Sebagai bentuk apresiasi, kami membagikan 8.000 keping emas Antam kepada nasabah loyal sebagai simbol kepercayaan dan kemitraan jangka panjang,” ujar Andrew.

Khusus di Jakarta pembagian emas dilaksanakan di Gor Serbaguna Antarikshe, Jakarta Timur.

Antusias nasabah terlihat dengan adanya antrian panjang di dalam Gor.

Seorang nasabah bernama Yuli, mengatakan dirinya sudah datang sejak pukul 04.00 WIB demi mendapatkan emas dengan cepat untuk di bawa pulang.

“Saya datang dari jam 4 subuh padahal bagi bagi emasnya dimulai jam 9 pagi. Gak apa apa biar cepet bawa emasnya pulang. Nantinya emasnya saya mau simpan, jaga jaga nanti kalo ada keperluan kan bisa dijual. Terima kasih ya Pusat Gadai Indonesia,” ujar Yuli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pengambilan emas sangat mudah, nasabah hanya perlu datang ke lokasi pengambilan dengan membawa KTP dan menunjukan QR hadiah melalui Aplikasi GAOL Pusat GadaI Indonesia.

Produk Gadai Emas yang diluncurkan PGI menawarkan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan berbasis jaminan emas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT