News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libatkan Swasta, Pj. Wali Kota Iwan Kurniawan Sukses Terapkan Pola Entrepreneurship Untuk Pembangunan Kota Malang

Di era birokrasi modern seperti sekarang, Kepala Daerah harus berjiwa entrepreneur. Keterbatasan anggaran untuk melaksanakan pembangunan dapat disiasati dengan pemikiran dan terobosan yang inovatif.
Rabu, 13 November 2024 - 21:41 WIB
Di era birokrasi modern seperti sekarang, Kepala Daerah harus berjiwa entrepreneur.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - "Di era birokrasi modern seperti sekarang, Kepala Daerah harus berjiwa entrepreneur. Keterbatasan anggaran untuk melaksanakan pembangunan dapat disiasati dengan pemikiran dan terobosan yang inovatif, penting itu agar kita tidak sepenuhnya bergantung kemampuan anggaran, selama itu dalam tujuan untuk mensejahterakan masyarakat,".

Pernyataan itu disampaikan Mendagri Republik Indonesia Tito Karnavian saat menjadi pembicara pada gelaran Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVII di Kota Balikpapan beberapa waktu lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rupanya, instruksi Mendagri Tito Karnavian dipahami betul Penjabat Wali Kota Malang Iwan Kurniawan. Sejak menjabat Agustus lalu, Iwan getol mengembangkan pola entrepreneurship dalam membangun Kota Malang. Iwan mengajak swasta dan pelaku usaha berkolaborasi menyelesaikan permasalahan pembangunan di Kota Malang. 

Beberapa yang disasar Iwan yaitu rehabilitasi gedung sekolah rusak dan modernisasi tempat pembuangan sampah (TPS) di Kota Malang. Keterbatasan anggaran tidak mengurungkan niatnya menyelesaikan program prioritasnya selama menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Malang. 

Iwan lantas menginisiasi agar program TSP (tanggung jawab sosial perusahaan) yang dimiliki perusahaan dapat digunakan untuk membantu proses rehabilitasi gedung sekolah dan tempat pembuangan sampah. Tercatat ada 51 gedung sekolah yang perlu dilakukan perbaikan dengan kategori rusak ringan, sedang dan berat.

Gagasan inovatif Penjabat Walikota ini diterima baik para pelaku usaha di Kota Malang. Hasilnya, Rabu (13/11) gedung sekolah SD Negeri Ketawanggede dengan kategori rusak berat resmi direhabilitasi. Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama 6 TPS juga direhabilitasi, 3 diantaranya dikunjungi Penjabat Walikota Malang yaitu TPS di wilayah Purwantoro, Wilis dan Tunjungsekar.

Mengambil start dari Balaikota Malang, Pj. Wali Kota Malang didampingi Pj. Ketua TP. PKK Kota Malang, Wakil Ketua TP PKK, jajaran Asisten, Kepala Perangkat Daerah terkait serta tak ketinggalan Ketua Forum TSP mengunjungi 4 lokasi dimaksud, mulai SD Negeri Ketawanggede, TPS di jl. Wilis, TPS jl Sulfat Purwantoro dan berakhir di TPS Tombro Tunjungsekar. 

Dalam kunjungannya, selain meninjau kondisi gedung dan TPS, juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan TSP dari pelaku usaha kepada Penjabat Walikota Malang Iwan Kurniawan, yang kemudian diteruskan kepada Forum TSP Kota Malang untuk ditindaklanjuti sesuai standart operasionalnya. 

Pelaku usaha itu diantaranya Perumahan Citra Garden untuk rehabilitasi gedung SDN Ketawanggede dengan nilai Rp. 612.207.001,-, PT. Wira Bhakti Semesta untuk rehabilitasi TPS Kartini dan Wilis senilai Rp. 545.175.000,-, PT. Daur Ulang Bumi untuk rehabilitasi TPS Kedungkandang senilai Rp. 282.495.000,-, CV.Bumi Putra Perkasa untuk rehabilitasi TPS Merjosari senilai Rp. 302.013.000,-, CV. Ade Karya Utama untuk rehabilitasi TPS Purwantoro senilai Rp. 372.500.000,- dan yang terakhir PT. Arta Asia Putra untuk yang akan merehabilitasi TPS di Tunjungsekar dengan nilai Rp. 463.118.000,-.

Usai kunjungan, Iwan mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian para pelaku usaha terhadap pembangunan di Kota Malang. Iwan mengatakan keterlibatan pihak swasta sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Kota Malang.

"Tentu saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para pelaku usaha, sudah berperan aktif mendukung pembangunan di Kota Malang. Tak lupa kepada seluruh jajaran mulai asisten dan kepala perangkat daerah terkait yang sudah mengkomunikasikan hal ini dengan baik kepada para pelaku usaha sehingga bisa diterima dan diimplementasikan,".

"Rehab sekolah rusak dan modernisasi TPS ini merupakan salah satu dari sebelas program prioritas saya yang sangat membutuhkan peran aktif dari para pelaku usaha. Syukur Alhamdulillah kolaborasi ini dapat dilaksanakan dan bisa membantu tugas dari Pemerintah Kota Malang," jelasnya.

Iwan menuturkan gagasan ini tak lepas dari instruksi Mendagri Tito Karnavian kepada para kepala daerah untuk berani berinovasi dan mengembangkan entrepreneurship dalam melakukan pembangunan di daerah. 

"Apa yang menjadi instruksi Pak Mendagri, saya analisa, saya cermati, dan tentu menjadi referensi saya untuk berinovasi. Intinya bagaimana pembangunan bisa terlaksana optimal dengan keterlibatan berbagai pihak,".

Iwan menambahkan, kedepannya pola kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan dan menuntaskan permasalahan di Kota Malang dapat terus terjalin dengan baik. Kontribusi yang sama tetap diharapkan agar program TSP ini menyelesaikan permasalahan sesuai kebutuhan.

"Kedepan, saya harapkan ini tetap dilakukan, kontribusi TSP ini sangat membantu dan tentu dengan dikoordinir seperti ini, bisa bermanfaat  dan menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,"jelasnya.

Di era birokrasi modern seperti sekarang, Kepala Daerah harus berjiwa entrepreneur.
Di era birokrasi modern seperti sekarang, Kepala Daerah harus berjiwa entrepreneur.
Sumber :
  • Istimewa

 

Lebih lanjut, terkait dengan intervensi selanjutnya yang dilakukan pihaknya dalam rehabilitasi 51 gedung SD dan SMP serta 57 tempat pembuangan sampah di Kota Malang, Iwan mengatakan sudah menganggarkan nya di APBD Tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami juga informasikan, tidak hanya pembangunan itu dari CSR Alhamdulillah di dalam identifikasi kita 51 sekolah yang rusak dan perlu diintervensi kami sudah menganggarkan di APBD 2025 sebesar 15 miliar untuk melanjutkan perbaikan sekolah-sekolah rusak dimaksud,".

"Kemudian juga dalam hal pengolahan sampah, saya berharap Pak Kadis dan seluruh jajaran perangkat daerah berkolaborasi dengan kami, terutama saat saya masih di sini. Nanti manakala saya sudah geser, saya masih punya program di Kemendagri terkait dengan pengolahan sampah yang salah satunya untuk Kota Malang. Bagaimana Kota Malang kita tuntaskan pengolahan sampahnya. Kalau kita lihat Kota Malang sudah baik, sudah bagus. Tapi ada hal-hal yang kecil-kecil, misalnya proses pengolahan sirkulair ekonomiknya yang masih bisa ditingkatkan," pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral