News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pentingnya Pengelohan Sampah Organik, PKM Unpas Sasar Rumah Maggot Mengger Bandung

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pasundan (Unpas) dalam PKM Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) 2024 melakukan uji coba sistem pengolahan sampah di Rumah Maggot Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.
Rabu, 13 November 2024 - 02:54 WIB
Pentingnya Pengelohan Sampah Organik, PKM Unpas Sasar Rumah Maggot Mengger Bandung
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pasundan (Unpas) dalam PKM Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) 2024 melakukan uji coba sistem pengolahan sampah di Rumah Maggot Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan itu untuk meningkatkan pasok sampah organik ke Rumah Maggot dan selanjutnya diolah menjadi produk maggot. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dihadiri oleh Camat Bandung Kidul, Lurah Mengger, serta Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat.

Ketua Tim PKM Unpas Anni Rochaeni menuturkan bahwa sistem yang saat ini berjalan di Kelurahan Mengger efektif untuk meningkatkan pasok sampah organik secara signifikan. Saat ini, sistem sudah berjalan sesuai dengan yang disepakati bersama warga melalui Focus Group Discussion (FGD).

“Di awal kami mendapatkan data bahwa pasok sampah organik hanya sekitar 80-100 kilogram per hari. Setelah sistem pengumpulan sampah diperbaiki, pasok sampah organik meningkat 200-300 kilogram per hari,” kata Anni dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

Anni menambahkan, selain fokus pada penambahan pasok sampah organik, tim PKM Unpas juga fokus pada pengolahan produk maggot. Hasil olahan maggot kemudian akan dipasarkan secara online di marketplace dengan tujuan sistem ini dapat berjalan secara kontinu.

“Maggot ini kami produksi dengan berbagai variasi menjadi pelet yang dapat menambah umur jual maggot. Setelah menjadi pelet, kita jual secara online dan keuntungannya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Kelurahan Mengger,” jelas Anni.

Sementara itu, Camat Bandung Kidul Budhi Rukmana mengaku, sistem pengolahan sampah yang dilakukan oleh tim PKM Unpas sangat membantu masyarakat Kelurahan Mengger dalam pengurangan sampah organik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, tim PKM Unpas juga membantu dalam penyediaan fasilitas di Rumah Maggot sehingga pengolahan sampah organik menjadi produk olahan maggot menjadi lebih efektif.

“Tim PKM Unpas membantu serta mendampingi kami melalui sosialisasi dan edukasi kepada warga melalui woro-woro, dan door to door untuk meningkatkan budaya pilah sampah di masyarakat sehingga kemudian sampah yang masuk ke Rumah Maggot bisa diolah,” ucapnya.(lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT