GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rudy Mas'ud-Seno Aji Unggul di Survei Pilkada Kaltim

Laboratorium Suara Indonesia telah melakukan survei kedua terkait elektabilitas dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), yaitu petahana Isran Noor - Hadi Mulyadi dan penantang mereka, Rudy Mas'ud- Seno Aji.
Senin, 7 Oktober 2024 - 15:57 WIB
Rudy Mas'ud
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Laboratorium Suara Indonesia telah melakukan survei kedua terkait elektabilitas dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), yaitu petahana Isran Noor - Hadi Mulyadi dan penantang mereka, Rudy Mas'ud- Seno Aji.

Survei ini memberikan gambaran jelas mengenai kekuatan elektoral masing-masing pasangan dalam menghadapi kontestasi politik di Provinsi Kaltim. Terutama bagi petahana yang didukung oleh PDI Perjuangan, sementara pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji diusung oleh koalisi partai besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil survei tingkat elektabilitas atau tingkat keterpilihan oleh publik terhadap para kedua Pasangan Calon Kepala Daerah Kaltim dipetakan melalui beberapa aspek, yakni Top of Mind, Spontaneous Awareness, serta Aided Awareness," kata Direktur Eksekutive LSI Albertus Dino dalam keterangannya, Senin (7/10/2024).

Dino menjelaskan, Aspek Top of Mind merupakan satu nama yang disebut pertama kali oleh responden. Aspek Spontaneous Awareness merupakan satu atau lebih nama yang disebut setelah yang pertama. 

Sementara aspek aided awareness merupakan sosok atau nama yang disebut setelah responden dibantu dengan daftar nama. Hasil Survei pada Aspek Top of Mind merupakan Salah satu paslon yang disebut pertama kali oleh responden. 

Ketika Responden diminta untuk memilih paslon sebagai kepala daerah Kalimantan Timur menunjukan pasangan calon Rudy Mas'ud-Seno Aji paling banyak disebut hingga mencapai 54,1% kemudian pasangan petahana Isran Noor- Hadi Mulyadi disebut sebanyak 25,8% dan yang tidak menyebut kedua paslon tersebut sebanyak 20,1%. 

Hasil survei juga menunjukkan kekuatan elektoral kedua paslon dengan simulasi pertanyaan tertutup mengunakan kartu suara bahwa tingkat elektabilitas pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji mencapai 66,1%, jauh mengungguli pasangan petahana Isran Noor - Hadi Mulyadi yang hanya memperoleh 28,3%. Sementara itu, 5,6% responden memilih untuk tidak memberikan dukungan kepada kedua pasangan.  

Pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji tampak mendominasi elektabilitas dengan persentase 66,1%. Angka ini menunjukkan bahwa mereka mendapatkan dukungan signifikan dari masyarakat Kalimantan Timur, yang tampaknya lebih cenderung memilih mereka dibandingkan pasangan petahana.  

Hasil survei, lanjut Dino, juga menunjukan potensi kemenangan pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji makin mendekati Hal ini terkait dengan Hasil survei tentang kemantapan pilihan terhadap pasangan calon Kepala Daerah Kaltim disaat pilkada nanti. 

"Dibandingkan pilihan saat survei dilakukan dan diketahui bahwa tingkat kemantapan memilih sebesar 77,6% dan yang menyatakan masih mungkin dapat berubah 22,4%," kata Dino.

Sisi lain, Dino mengungkapkan, tentang analisis hasil survei. Perihal ini, popularitas Rudy Mas'ud sebagai anggota DPR RI dan pengusaha muda sukses di Kaltim menjadi faktor penting di balik elektabilitas tinggi pasangan ini. 

Menurutnya, selama masa jabatannya sebagai anggota DPR RI, Rudy dikenal dengan kinerjanya yang banyak memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan provinsi Kalimantan Timur. Selain itu, keberhasilannya sebagai pengusaha muda juga membuatnya menjadi sorotan di kalangan anak muda. 

Sementara itu, Seno Aji, sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur yang aktif turun ke masyarakat, turut menarik simpati warga. Kombinasi kedua tokoh ini menjadi kekuatan utama pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji dalam memenangkan dukungan publik.  

Adapun kekalahan telak pasangan petahana Isran Noor - Hadi Mulyadi menandakan bahwa masyarakat Kalimantan Timur tampaknya telah beralih kepada pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji. Pergeseran ini kemungkinan disebabkan oleh kekecewaan terhadap kepemimpinan petahana atau faktor politik lainnya.

Seperti kesulitan Isran Noor dan Hadi Mulyadi dalam menjaga komunikasi dengan mayoritas partai politik di DPRD Kalimantan Timur. Sementara pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji didukung oleh koalisi gemuk, pasangan petahana hanya didukung oleh PDIP dan Partai Demokrat. 

Salah satu faktor penentu keberhasilan pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji adalah citra positif mereka di mata publik. Mereka dipandang sebagai pasangan yang solid dan mampu menawarkan program kerja yang lebih realistis serta sesuai dengan harapan masyarakat.

Di sisi lain, tingkat kepuasan terhadap kinerja pasangan petahana cukup rendah, dengan hanya 40,3% responden yang merasa puas, sedangkan 59,7% lainnya mengaku tidak puas. "Penurunan daya tarik pasangan petahana, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, cukup mencolok," ujar Dino.

Dino mengatakan, meskipun mereka sebelumnya dikenal sebagai tokoh politik Kaltim, popularitas dan akseptabilitas mereka tampaknya menurun di mata publik. Hal ini mungkin disebabkan oleh tidak terpenuhinya janji-janji program selama masa kepemimpinan mereka, atau perubahan preferensi politik masyarakat yang kini lebih condong kepada pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji. 

Diungkapkan, tingkat popularitas pasangan petahana memang masih cukup tinggi, mencapai 84,9%, dibandingkan dengan Rudy Mas'ud - Seno Aji yang berada di angka 80,3%. Namun, tingkat kesukaan dan penerimaan publik terhadap pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji jauh lebih unggul, mencapai 89,7%, sedangkan petahana hanya mendapatkan 52,8%. 

Ditambahkan, citra positif dan program kerja yang realistis menjadi kunci keberhasilan pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji dalam merebut hati pemilih. Sebaliknya, pasangan petahana, yang selama ini dikenal sebagai pemimpin politik Kaltim, justru mengalami penurunan popularitas dan akseptabilitas. 

Hal ini menunjukkan bahwa status sebagai petahana tidak lagi menjadi kekuatan utama mereka. Survei ini juga menegaskan bahwa pasangan Rudy Mas'ud - Seno Aji berhasil unggul dengan elektabilitas 66,1%, jauh meninggalkan pasangan Isran Noor - Hadi Mulyadi yang hanya meraih 28,3%.

"Kekalahan ini menandakan penurunan dukungan elektoral bagi petahana, sementara Rudy Mas'ud - Seno Aji terus memperkuat posisi mereka sebagai kandidat terdepan dalam Pilkada Kalimantan Timur," ujarnya. 

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 25 September -5 Oktober 2024. Pengambilan sample berdasarkan populasi pemilih tetap di Kaltim dengan menggunakan metode multistage random sampling.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Responden survei terdiri dari 800 perempuan dan 850 laki-laki yang tersebar di 7 kabupaten dan 3 kota di Provinsi Kaltim secara proposional. Sementara margin of error kurang lebih 2,41 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen," ujar Dino. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Jabar KDM Lebih Mimilih Shalat Idul Fitri di Halaman Gedung Sate Ketimbang Gasibu, Ini Alasannya

Gubernur Jabar KDM Lebih Mimilih Shalat Idul Fitri di Halaman Gedung Sate Ketimbang Gasibu, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melaksananakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Gedung Sate, Kota Bandung Sabtu (21/3/2026).
Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya Usai Lebaran: Megawati Hangestri Cs Siap Kembali Beraksi

Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya Usai Lebaran: Megawati Hangestri Cs Siap Kembali Beraksi

Jadwal lengkap final four Proliga 2026 seri Surabaya yang digelar setelah lebaran, di mana ada Megawati Hangestri dan kawan-kawan yang siap kembali beraksi.
Waspada Cuaca Ekstrem saat Lebaran 2026, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jabar

Waspada Cuaca Ekstrem saat Lebaran 2026, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jabar

BMKG memberikan peringatan dini bagi para pemudik dan masyarakat luas mengenai potensi cuaca ekstrem selama puncak libur Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Maret 2026. 
Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Stadion GBK: Kapan Timnas Indonesia Main?

Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Stadion GBK: Kapan Timnas Indonesia Main?

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 di SUGBK. Lawan St. Kitts and Nevis pada 27 Maret, Herdman panggil 41 pemain termasuk Jay Idzes dan Elkan Baggott.
Prabowo Tidak Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Tahun Ini Presiden Lebaran di Aceh Tamiang

Prabowo Tidak Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Tahun Ini Presiden Lebaran di Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Subianto tidak melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Tahun ini Prabowo shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Gara-gara Jay Idzes Sassuolo Keok, hingga Vietnam Tak Terima dengan Timnas Indonesia

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Gara-gara Jay Idzes Sassuolo Keok, hingga Vietnam Tak Terima dengan Timnas Indonesia

Berita bola terpopuler hari ini: Bulgaria dilanda masalah jelang FIFA Series 2026, isu Timnas ke Piala Dunia, hingga Jay Idzes dikritik usai Sassuolo kalah.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral