News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Dipredikasi Mantap Pilih Haji Eman-Dena, Karna-Koko Dinilai Sulit Mengejar

Pengamat Politik Citra Institute, Yusak Farchan menilai Calon Bupat dan Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi-Koko Suyoko sulit mengejar pesaingnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ia menilai pesaing Karna-Koko yakni Cabup dan Cawabup Nomor Urut 2, H. Eman Suherman-Dena Ramdhan mantap dipilih masyarakat untuk kepemimpinan Majalengka periode 2025-2030.
Minggu, 29 September 2024 - 18:24 WIB
Eman Suherman-Dena Ramdhan
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Politik Citra Institute, Yusak Farchan menilai Calon Bupat dan Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi-Koko Suyoko sulit mengejar pesaingnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ia menilai pesaing Karna-Koko yakni Cabup dan Cawabup Nomor Urut 2, H. Eman Suherman-Dena Ramdhan mantap dipilih masyarakat untuk kepemimpinan Majalengka periode 2025-2030.

“Kalau kita lihat dari kemantapan pemilih di kubu nya Eman ini kan cukup solid kan," terang Yusak ketika dihubungi, Minggu (29/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini terbukti dari temuan survei terbaru dari Poltracking Indonesia periode 1-7 September 2024. Dalam temuan terbaru Poltracking, pasangan Haji Eman-Dena kokoh bertengger di posisi pertama perolehan elektabilitas.

Pasangan Haji Eman-Dena terekam memiliki elektabilitas kokoh di angka 56,9 persen. Sedangkan Karna-Koko hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 32,3 persen. 

Angka elektabilitas ini selisih dua digit dengan pasangan Haji Eman-Dena. Jika dikalkulasi, terdapat jarak sebesar 24,6 persen antara elektabilitas yang dimiliki Haji Eman-Dena dengan pasangan Karna-Koko.

Kemudian di bagian kemantapan pilihan, pasangan Haji Eman-Dena terekam memiliki strong voters sebesar 51 persen dan swing voters sebesar 39,9 persen. Sedangkan strong voters Karna-Koko hanya di angka 43,3 persen dan swing voters 50,0 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat data tersebut Yusak menyatakan pasangan Karna-Koko akan kesulitan untuk mengejar elektabilitas dari pasangan Haji Eman-Dena dengan waktu sisa dua bulan.

"Jadi, untuk mengejar dalam dua bulan kedepan, saya kira agak sulit ya," pungkasnya. (ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT