News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasai Tips dan Trik Ini untuk Bikin Konten Menarik di Media Sosial

Era digital membuat orang berlomba-lomba mengisi akun media sosialnya dengan beragam konten.
Senin, 20 Mei 2024 - 22:36 WIB
Era digital membuat orang berlomba-lomba mengisi akun media sosialnya dengan beragam konten.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Era digital membuat orang berlomba-lomba mengisi akun media sosialnya dengan beragam konten. Mulai dari teks, gambar, foto, video, hingga audio. Para pembuat konten berusaha menarik audiens dan follower untuk merespons unggahannya. Membuat konten kini menjadi satu profesi yang dapat menghasilkan uang. 

”Konten merupakan suatu informasi yang tersedia pada media atau produk elektronik. Konten pada media ini bisa diartikan sebagai suatu alat yang menjadi media berkomunikasi antar-pengguna media elektronik. Wujudnya bisa berupa teks, gambar, video, audio, infografis, atau bentuk format digital lainnya.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan di atas dilontarkan oleh pengurus Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia I Gede Putu Krisna Juliharta, saat tampil dalam webinar literasi digital di Kabupaten Gianyar, Senin (20/5). Diskusi online yang membidik segmen pendidikan itu digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bali. 

Diskusi online untuk para siswa dan guru ini diikuti oleh sejumlah sekolah menengah dengan menggelar nobar (nonton bareng). Di antaranya, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4 Tegallalang, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, dan SMPN 4 Ubud, SMPN 2 Gianyar, SMPN 1, SMPN 3 Tampaksiring, SMPN 5 Sukawati, SMP Dharma Praja, SMP Kerta Yoga Ubud, SMP Widya Suara, dan SMK Praja Pandawa.

Dalam diskusi bertajuk ”Tips dan Trik, Cara Membuat Konten yang Menarik” Putu Krisna menyebut setidaknya ada empat jenis konten. Pertama teks, bisa berupa konten produk, artikel, ulasan, panduan, postingan blog dan lainnya. Kedua video, berisi ulasan, unboxing, vlog, webinar, wawancara, giveaway.

”Lalu gambar, foto, infografis, meme, GIF, kutipan, atau ilustrasi. Dan terakhir adalah audio, seperti podcast, blog audio, jingle, atau streaming audio musik,” rinci I Gede Putu Krisna Juliharta dalam diskusi yang dipandu moderator Khadafi itu.

Putu Krisna menambahkan, tahapan ringkas untuk membuat konten yang menarik, di antaranya: pilih topik unik menarik, olah informasi atau data, olah gambar (proses desain), dan cek kembali, lalu bagikan. ”Konten gambar dan video bisa diolah menggunakan alat bantu aplikasi yang sesuai,” pungkasnya.

Senada, musisi Raka Maukar mengatakan, konten gambar, tulisan, video maupun suara, dapat digabungkan menjadi konten medsos yang menarik. Para pembuat konten itu dibedakan menurut jenis konten yang dibuat. 

”Misalnya, pembuat konten untuk diunggah ke YouTube disebut YouTuber atau vloger. Sedangkan podcaster disematkan untuk mereka yang membuat konten audio. Selain itu ada blogger dan influencer media sosial,” jelas Raka Maukar.

Tips mengembangkan konten berkualitas dan menarik, menurut Raka, buat konten yang orisinal, ciptakan headline yang kuat, bisa memberi solusi (jawaban), akurat dalam melaporkan dan mengambil informasi, ciptakan engaging content, tulis konten pendek dan meruncing. ”Jangan lupa, gunakan bahasa yang baik dengan menambah foto atau video,” ujarnya.

tvonenews

Sementara aktor Krisna Muki menambahkan, untuk membuat konten yang menarik perlu penguasaan produk serta penentuan pesan yang hendak disampaikan. ”Tentukan target atau grup yang akan dituju, buka ruang kolaborasi dengan konten kreator sesuai tujuan konten. Kemas pesan dengan unik, mudah dicerna dan menghibur, namun tetap menjunjung etika dan budaya,” jelasnya.

Untuk diketahui, webinar yang membidik segmen pendidikan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang digelar Kemenkominfo sejak 2017. Tahun ini, program #literasidigitalkominfo untuk mewujudkan Indonesia yang #MakinCakapDigital tersebut mulai bergulir pada Februari 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.

Hingga akhir 2023, tercatat 24,6 juta orang telah mengikuti program ini. Kemenkominfo menargetkan, sampai dengan akhir 2024 kegiatan ini mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta warga masyarakat Indonesia.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT