News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BAZNAS Bersama Penyintas Banjir Bandang Sumbar Gelar Doa Bersama

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar dzikir dan doa bersama penyintas banjir bandang Sumatera Barat (Sumbar) sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap warga dan para korban bencana tersebut, Minggu (19/5/2024).
Senin, 20 Mei 2024 - 16:34 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar dzikir dan doa bersama penyintas banjir bandang Sumatera Barat (Sumbar) sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap warga dan para korban bencana tersebut, Minggu (19/5/2024).
Sumber :
  • BAZNAS

tvOnenews.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar dzikir dan doa bersama penyintas banjir bandang Sumatera Barat (Sumbar) sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap warga dan para korban bencana tersebut, Minggu (19/5/2024).

Kegiatan dzikir dan doa bersama dilaksanakan di Masjid Ubudiyah, Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, yang dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum
SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Tanah Datar Drs. Agusril, serta Deputi 2 bidang Pendistribusian dan Pandayagunaan BAZNAS, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS, Mokhamad Mahdum menguatkan para korban dengan mengajak untuk selalu berusaha melihat hal positif dari setiap peristiwa yang terjadi.

Mo Mahdum meyakini, bahwa selalu ada kemudahan dalam setiap kesusahan, sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Al-Insyirah.

"Allah Swt selalu memberikan makna dibalik sebuah peristiwa. Siapa tahu ini cara Allah mencintai kita. Sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Al-Insyirah bahwa di balik kesusahan itu pasti ada kemudahan," ujar Mo Mahdum.

Mo Mahdum menyampaikan, BAZNAS sudah menyiapkan tiga armada untuk membantu memenuhi keperluan para penyintas banjir bandang di Sumbar. 

"Kami hari ini datang dengan tiga armada bantuan, yang pertama kami menyiapkan mobil tanggap bencana, kalau ada kasur yang belum ketemu atau buku-buku berserakan, tim kami bisa mencarikan. Yang kedua kita menyiapkan mobil dapur umum, kita masak disini. Jadi bisa keliling, artinya dapur keliling. Yang ketiga, kita mobil klinik, jadi jangan khawatir, kalau ada yang sakit atau butuh obat bisa kesini," katanya.

Selain itu, lanjut Mahdum, BAZNAS juga terus menyuarakan bantuan untuk warga Sumbar kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui pembuatan rekening khusus peduli bencana Sumbar.

"Minggu lalu kita secara resmi mengumumkan ke seluruh Indonesia bahwa BAZNAS membuka khusus rekening peduli bencana Sumbar. Semua hasilnya itu akan digunakan untuk membantu meringankan bapak-ibu semua yang terkena dampak bencana. Apa yang terjadi disini adalah derita kita bersama, sakitnya bapak-ibu kita rasakan bersama," lanjutnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Tanah Datar, Agusril menyampaikan, “Apa yang diperbuat BAZNAS sudah melebihi Pemda. Tanpa BAZNAS, pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa. Dari segi kecepatan merespons, menyalurkan bantuan, pertolongan dan sebagainya, BAZNAS selalu terdepan."

“Kami terima kasih sekali atas nama pemerintah daerah kepada jajaran BAZNAS. Kami juga berharap BAZNAS memberikan perannya dalam kunjungan Presiden RI pada Selasa besok,” pungkasnya. 

Zikir dan doa bersama juga dihadiri, Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari Parambahan, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, pengurus DKM Masjid Ubudiyah dan masyarakat penyintas korban banjir bandang di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BAZNAS RI telah melakukan beberapa kegiatan dalam membantu banjir bandang Sumbar dengan mendirikan dapur umum dan menyediakan lebih dari 1.400 porsi makanan setiap harinya di beberapa wilayah yaitu Sungai Pua, Kampung Kubu Tengah, Nagari Koto Baru, Koto Tuo.

Selain mendirikan dapur umum, BAZNAS RI telah melakukan pencarian korban banjir bandang di Sungai Pua serta mendirikan dapur air di Kp. Kubu Tengah, Jorong Galuan, Desa Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam untuk memastikan kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat. Tim BAZNAS juga telah menyalurkan selimut, sembako, dan bantuan lainnya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT