GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kekerasan Seksual Jadi yang Tertinggi di Lampung Sepanjang 2021

Kasus kekerasan seksual menjadi kasus tertinggi yang terjadi di Lampung selama tahun 2021, yakni sebanyak 179 kasus.
Senin, 3 Januari 2022 - 20:33 WIB
Direktur Eksekutif LAdA Damar, Sely Fitriani
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, Lampung - Kasus kekerasan seksual menjadi kasus tertinggi yang terjadi di Lampung selama tahun 2021, yakni sebanyak 179 kasus. Jumlah itu berdasarkan data Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Damar Lampung. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan untuk angka kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak Januari hingga Desember 2021 tercatat sebanyak 239 kasus.

 

Direktur Eksekutif LAda Damar, Sely Fitriani mengatakan, kasus asusila mendominasi dengan 179 kasus, kemudian disusul kekerasan dalam rumah tangga dengan 35 kasus, pembunuhan 9 kasus, penganiayaan 5 kasus, dan perampokan 5 kasus. 

 

“Angka tersebut menunjukkan bahwa di Lampung setiap bulan terjadi 20 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, atau setiap minggu terjadi lebih dari 5 kasus," kata Sely. 

 

Berdasarkan kategori usia korban, lanjut Sely, ada sebanyak 170 kasus berusia anak (kurang dari 18 tahun). Kerentanan terhadap anak juga sering kali terjadi karena orang tua yang kurang waspada terhadap lingkungan sosialnya, adanya pembiaran ketika terjadi perubahan pada perilaku anak-anaknya. 

 

"Anak rentan mengalami kekerasan dikarenakan anak dianggap sebagai pihak yang tidak berani melakukan serangan atau perlawanan ketika mengalami kekerasan, dan juga belum memiliki nalar yang cukup atas peristiwa yang terjadi," paparnya.

 

Sedangkan untuk kategori usia pelaku, berbanding terbalik dengan korban. Hanya ada 25 pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tergolong usia anak. Kemudian, sebanyak 208 pelaku berusia di atas 18 tahun atau usia dewasa. Angka ini menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung dilakukan oleh laki-laki dewasa.

 

“Pelaku kekerasan seksual didominasi orang terdekat – tetangga, ayah kandung, ayah angkat, kakak kandung, kakak angkat, guru, guru ngaji, pacar, teman, majikan,” ungkap Sely.

 

Sely menjelaskan bahwa berdasarkan wilayah kejadian kekerasan terhadap perempuan, tertinggi terjadi di Kota Bandar Lampung sebanyak 47 kasus. Kemudian disusul Lampung Timur 34  kasus, Tulangbawang 21 kasus, Lampung Tengah 20 kasus, Tanggamus 17 kasus, Lampung Utara 16 kasus, Lampung Selatan dan Way Kanan masing-masing 15 kasus, Pesawaran 11 kasus, Pringsewu 7 kasus, Mesuji 5 kasus, serta Lampung Barat dan Metro masing-masing 2 kasus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Bandar Lampung menjadi wilayah tertinggi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi logis dikarenakan angka kejadian kriminalitas tertinggi ada di perkotaan.Hal ini didukung dengan mudahnya memperoleh data di Bandar Lampung, masyarakatnya lebih terbuka dan berani mengungkap kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi disekitarnya atau yang menimpa dirinya, serta tersedia sarana dan prasarana yang memadai," pungkasnya. (Pujiansyah/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

FIFA Matchday edisi Maret 2026 akan digelar sepanjang 22 hingga 31 Maret 2026. Sesuai regulasi FIFA, hitungan Ranking FIFA akan berlaku pada maksimal dua pertandingan yang digelar. 
Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Ini deretan pemain naturalisasi dan lokal yang memutuskan menjadi mualaf di Indonesia.
Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

VR46 bicara soal kemungkinan pakai motor Aprilia dan tinggalkan Ducati di MotoGP 2027
5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

Siapa saja kelima musuh besar Valentino Rossi di dunia MotoGP? Bahkan ada nomor tiga yang paling kontroversial.
Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions. Kenapa Steven Gerrard tidak menjagokan The Reds juara?
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral