News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Tips yang Harus Disimak untuk Hindari dan Hentikan Perundungan di Dunia Maya

Di era digital, warganet lintas usia terkadang kurang berpikir panjang dalam berinteraksi di media sosial.
Rabu, 24 April 2024 - 20:07 WIB
Di era digital, warganet lintas usia terkadang kurang berpikir panjang dalam berinteraksi di media sosial.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Di era digital, warganet lintas usia terkadang kurang berpikir panjang dalam berinteraksi di media sosial. Hobi iseng merundung sesama warganet, tanpa disadari, berisiko tinggi. Tak jarang kita temui kasus korban perundungan dunia maya (cyberbullying) yang berbuntut panjang, bahkan ada yang sampai bunuh diri.  

Mengutip riset terbaru Cox Communication Inc. (Januari 2024), dosen dan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan Siti Hamidah mengungkapkan, sebanyak 47 persen warganet remaja ternyata tidak khawatir kalau orang lain akan menggunakan info atau data pribadi mereka untuk tujuan buruk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Kemudian, sebanyak 49 persen remaja tak berpikir info yang mereka sebar di internet berdampak negatif di masa depan. Itu sebabnya, mereka tidak merasa perlu menjaga data pribadi agar aman. Padahal, berdampak bisa jadi korban perundungan karena bocornya data pribadi selalu berulang dan tak bisa distop,” terang Siti Hamidah, dalam webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali Utara, Rabu (24/4).

Mengusung tema ”Cyberbullying, Apa Itu dan Bagaimana Cara Menghentikannya?”, webinar untuk segmen pendidikan ini berlangsung semarak. Diikuti ratusan siswa dan guru yang menggelar nobar di sejumlah sekolah di Morowali Utara. Di antaranya, SMAN 1 dan SMAN 2 Bahodopi, SMPN 2 Bahodopi Fatap, juga MTs Islamiyah Salabangka, SMPN 1 Mamosalato, SMP Al-Khairat Bungin Timbe, serta SMPN 2 dan SMPN 3 Bungku Timur.

Terkait tema diskusi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah IV Kab. Morowali dan Morowali Utara Sofian menyebut ihwal perlunya para siswa menghindar menjadi pelaku, juga menjadi korban cyberbullying. Caranya? 

Menurut Sofian, setelah mampu memanfaatkan akun media sosial, terutama dalam menunjang belajar, yang perlu dikuasai oleh siswa adalah meningkatkan kompetensi di ruang digital. ”Karena, tidak semua berniat positif di ruang digital. Ada yang berniat jahat. Misal, mencoba mencuri data pribadi kita dengan berbagai trik,” urai Sofian. 

Tindak perundungan memang mesti dihindari, lanjut Sofian, karena ancaman hukumannya nyata, diatur di UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bisa dipenjara sampai 4 tahun atau didenda sampai Rp 750 juta (Pasal 27 ayat 3). 

”Jangan main-main karena jejak digital kita itu abadi. Tidak terhapus, meski pemilik akunnya sudah mati,” tambah Sofian, dalam webinar yang dipandu Anissa Rilia. 

Menjawab pertanyaan Ratna Megawati, siswi SMPN 2 Bungku Timur, tentang cara menyikapi kalau telanjur terkena serangan cyberbullying, mom influencer Ana Livian menyarankan untuk tidak perlu risau. Diskusikan dengan guru atau orangtua. 

tvonenews

Kemudian, screen shoot ancaman atau perundungan digital itu, lalu adukan ke beberapa instansi yang berkompeten. Misal, melalui Telepon Pelayanan Sosial Anak (Tepsa) di 1500771 atau WA ke 081238888002. ”Jangan malah menghindar atau mengurung diri. Bikin penjahat bullying diganjar hukuman tinggi agar tak terulang ke korban lain,” pungkas Ana Livian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, gelaran webinar seperti di Morowali Utara ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo ini mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT