News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stres Pisah Ranjang, Suami Rekam Video saat Hajar Anak Balita agar Istri Mau Rujuk

Tak hanya menghajar korban yang masih balita, MA juga merekam perbuatan kejinya itu agar istrinya mau rujuk. Video tersebut dia kirim melalui WhatsApp
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:57 WIB
Polisi Tunjukkan Barang Bukti Kasus Penganiayaan Balita yang DIlakukan Ayah Kandung di Surabaya
Sumber :
  • Zainal Azkhari

Surabaya, Jawa Timur - Entah setan mana yang merasuki jiwa MA (25) ayah satu anak yang tega menghajar anak kandungnya sendiri yang masih berusia 4 tahun hingga mengakibatkan hidungnya berdarah dan dahinya memar. Semua dia lakukan karena stres akibat pisah ranjang dengan istri,

Tak hanya menghajar korban yang masih balita, MA juga merekam perbuatan kejinya itu agar istrinya mau rujuk. Video tersebut dia kirim melalui WhatsApp. Cara ini tentu saja tidak berhasil, alih-alih mau kembali, ibu korban malah melaporkan MA ke polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MA kemudian digelandang tim perlindungan perempuan dan anak Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (29/12/2021).

Kejadian tersebut bermula ketika MA, warga asal Malang yang tinggal di Asem Rowo, Surabaya itu memberikan uang kepada anaknya MR yang masih balita untuk membeli es krim, Minggu (26/08/2021)

Namun saat itu, es krim yang dipegang anaknya terjatuh di atas tempat tidurnya. Mengetahui hal tersebut, MA gelap mata dan langsung menghajar anak kandungnya hingga berdarah.

Tidak hanya sampai di situ, mengetahui anaknya berdarah, MA lalu merekam bekas hajaran tangannya dan mengirimkan video melalui WhatsApp kepada istrinya yang saat itu sedang pisah ranjang.

Mengetahui anaknya dipukuli oleh bapaknya, istri pelaku melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Tanpa menunggu waktu lama, petugas akhirnya menangkap MA untuk dimintai pertanggung jawaban.

Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Giyadi menjelaskan, pelaku ini ingin mengancam kepada istrinya agar mau rujuk kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maka dari itu, anaknya sendiri yang jadi pelampiasan amarahnya, hingga saat ini anaknya mengalami memar dan trauma akibat pukulan sang ayah,” ujar Kasat Reskrim (28/12/2021).

Kini pelaku harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Untuk memberikan efek jera pelaku bakal diancam dengan pasal 76c tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Zainal Azhari/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral