News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Juru Parkir Ilegal, Pemkab Gresik Uji Coba Parkir Elektronik Non Tunai

Akibat maraknya juru parkir (jukir) ilegal yang kerap meresahkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gresik akan menerapkan parkir sistem elektronik dengan pembayaran non tunai di sejumlah pusat perbelanjaan dan titik keramaian di Gresik.
Senin, 27 Desember 2021 - 17:17 WIB
Seorang pengguna parkir sedang membayar jasa parkir menggunakan QRIS
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur - Akibat maraknya juru parkir (jukir) ilegal yang kerap meresahkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gresik akan menerapkan parkir sistem elektronik dengan pembayaran non tunai di sejumlah pusat perbelanjaan dan titik keramaian di Gresik.

Penerapan parkir sistem pembayaran non tunai mulai diujicobakan dan langsung disosialisasikan oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dengan melihat langsung penerapan pembayaran parkir elektronik di tepi jalan raya perumahan  Gresik Kota Baru (GKB), Senin (27/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem parkir elektronik akan diterapkan di Kabupaten Gresik pada 1 Januari 2022. Warga nantinya membayar parkir kendaraan melalui pembayaran elektronik seperti Ovo, Go Pay, Shopee Pay dan lain sebagainya. 

"Tarif retribusi parkir berdasarkan jenis kendaraan. Sepeda motor Rp2.000, roda empat Rp3.000 dan roda enam Rp10.000. Pembayaran melalui aplikasi Go Pay, Shopee Pay, Link Aja, Dana dan Ovo," ujar Yani.

Menurut Yani, setiap juru parkir nantinya akan membawa selembar QR code. Warga cukup melakukan scan QR code dengan aplikasi pembayaran elektronik yang dimiliki melalui ponsel pintar.

Pembayaran parkir dari tunai menjadi non tunai merupakan hasil kerja sama Pemkab Gresik dengan Bank Jatim melalui sistem QRIS. 

"Kami mengimplemantasi Gresik Smart City menciptakan pemerintahan good governance, transparan dan akuntabel. Pendapatan daerah dari sektor parkir bisa dipantau dengan jelas. Bisa kita kontrol. Ada dashboardnya berapa retribusi parkir tersebut," lanjut Yani.

Perubahan pembayaran parkir dari tunai menjadi non tunai tidak semudah membalikkan telapak tangan. Gus Yani menegaskan jika masih ada petugas parkir yang masih menarik tunai saat diterapkan nanti, warga bisa melapor. Dirinya juga membentuk satgas yang
menggandeng penegak hukum.

"Ketika ada petugas kami menarik dengan cara tunai, laporkan Gresik Akas 112. Kita bentuk satgas terdiri dari Satpol PP, Dishub, TNI-Polri, Kejaksaan yang memantau parkir non tunai ini bisa berjalan," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pengendara, Yusita mengaku senang dengan adanya parkir non tunai ini. Dia langsung membayar Rp 2.000 melalui aplikasi miliknya saat juru parkir datang. 

"Lumayan nyaman, saya mendukung dengan pembayaran elektronik ini," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral