News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dengan Prokes Ketat, Pelaksanaan Misa Natal di Boyolali Berjalan Lancar

Ibadah natal di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah berjalan aman dan lancar , salah satunya di Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel di jalan Pandaran 98.
Sabtu, 25 Desember 2021 - 08:37 WIB
Aparat kepolisian berjaga di Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel di jalan Pandaran 98, Boyolali, Jateng (25/12/2021).
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, Jawa Tengah - Ibadah Natal di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah berjalan aman dan lancar , salahsatunya di Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel yang berada di jalan Pandaran 98. 

Pelaksanaan ibadah Natal di gereja tersebut menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat seperti cuci tangan, cek suhu badan, penyemprotan desinfektan dan juga scan barcod peduli lindungi dan sebelumnya sudah di rapid antigen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ibadah Natal pagi ini hanya di ikuti sebagian jemaat karena masih dalam pandemi covid-19," kata Krishandrika pengurus Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel kepada wartawan Sabtu (25/12/2021).

Meski ibadah Natal ini berbeda dari tahun sebelumnya namun berlangsung khidmat. Ibadah yang dilakukan dengan pengamanan aparat TNI dan Polri.

"Kita berterimakasih telah dibantu oleh pihak Kepolisian dan TNI,"ucapnya.

Kris menegaskan selain ibadah digereja juga ditayangkan dengan cara online atau streaming, sehingga jemaat yang tidak bisa hadir bisa mengikuti dari rumah.

"Untuk ibadah natal dilakukan dua sesi jam 06.30 dan jam 09.00 wib,"ujarnya.

Kris menambahkan bahwa khusus untuk perayaan natal dilakukan pada Sabtu sore .

"Gereja juga mengadakan perayaan natal yang diadakan secara online,"tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara dalam khotbahnya Pdt.Tatiek Poerwatiningsih menekankan bahwa tema dalam natal kali adalah "Cinta Kasih Kristus menggerakkan Persaudaraan".

Umat Kristen diharapkan menjalankan kehidupannya sesuai teladan Agung dari Yesus Kristus. Adapun keteladanan yang dapat diambil diantaranya adalah Rendah Hati,  Berbelas Kasihan, Berbela rasa, saling menolong dan kerjasama serta menjadi saudara bagi semua orang dengan hadir sebagai penolong bagi mereka yang memerlukan. (Agus Saptono/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT