News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Nataru, Ada Swab Acak Bagi Pengunjung di Lokasi Wisata Sleman

Antisipasi Covid-19, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman, Yogyakarta akan melakukan swab tes secara acak kepada wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru
Rabu, 22 Desember 2021 - 10:46 WIB
Objek Wisata Kaliurang di Lereng Gunung Merapi Sleman, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman akan melakukan swab tes secara acak kepada wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 akibat tingginya mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono menjelaskan, pemeriksaan sampling akan dilakukan di sejumlah destinasi wisata. Untuk teknis pelaksanaan, saat ini Dispar tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah janjian sama Dinkes, cuma detailnya belum kami rembuk. Semoga dalam satu dua hari ini kami akan rembukan dengan Dinkes, di mana swab acak yang akan kami lakukan. Tapi kami sudah janjian. Nanti di satu dua objek wisata akan kita lakukan pemeriksaan swab acak," kata Suparmono saat dihubungi wartawan, Selasa (21/12/2021).

Selain tes swab acak, Dinpar Sleman juga akan menerjunkan puluhan petugasnya untuk mengawasi tempat-tempat wisata. Pengawasan akan dilakukan bersama instansi terkait guna memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan oleh para wisatawan.

"Saya menerjunkan hampir semua personel mungkin hampir 70an orang nanti ke beberapa objek wisata. Pasti juga akan bekerja sama dengan satgas ya, Satpol PP, Dishub, TNI, Polri juga," ungkap Suparmono.

Terkait objek wisata yang diprediksi akan dipadati wisatawan, Suparmono mengaku sudah memetakannya. Termasuk saat malam pergantian tahun yang biasanya menjadi puncak liburan.

Namun ia memastikan seluruh destinasi wisata di Sleman tidak ada yang merayakan malam tahun baru. Pram, sapaan akrab Suparmono, juga memastikan tidak ada pesta kembang api di destinasi wisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Potensi lonjakan wisatawan itu terjadi di Kaliurang pasti, Breksi juga saya sudah bicara nanti tetap enggak mengadakan acara malam tahun baru. Terus sekitar Prambanan biasanya ramai. Tapi kalau tahun-tahun lalu sekitaran Prambanan ramai karena ada kembang api, tapi tahun ini tidak ada pesta kembang api. Semoga enggak menumpuk di situ," bebernya

"Terus disekitar Amplaz itu biasanya ramai juga. Itu juga karena kembang api. Semoga nanti kalau kembang apinya nggak ada nggak terlalu berkerumun ya," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT