News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Hamil 7 Bulan, Driver Ojol Malah Maling Sangkar Burung

Seorang pengemudi ojol diamankan Polsek Mlati, Sleman karena mencuri sangkar burung. Ironisnya, aksi ini dilakukan saat istrinya tengah mengandung tujuh bulan.
Selasa, 21 Desember 2021 - 10:42 WIB
Tersangka BC Saat Dihadirkan dalam Rilis Kasus di Mapolsek Mlati
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial BC (40) diamankan Polisi Sektor Mlati, Sleman karena mencuri sangkar burung. Ironisnya, aksi pencurian sang driver ojol ini dilakukan saat istrinya tengah mengandung anak keempat yang sudah berusia 7 bulan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di depan polisi, tersangka BC mengaku baru satu kali melakukan aksi pencurian. Ia nekat berbuat kriminal karena orderan sebagai pengemudi ojol sedang sepi. Uang hasil kejahatan rencananya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Terlebih, ia tengah mempersiapkan kelahiran anak keempatnya yang tinggal sekitar dua bulan lagi.

 

"Terdesak ekonomi, orderan masih kurang. Anak mau empat, (istri) lagi hamil anak keempat, hamil tujuh bulan Desember ini," katanya saat rilis kasus di Mapolsek Mlati, Senin (20/12/2021).

 

Kapolsek Mlati, Kompol Tony Priyanto menyatakan, pelaku ditangkap warga saat masuk ke rumah korban di dusun Mranggen Kidul, Sinduadi, Mlati pada 15 Desember 2021 pukul 23.00 WIB. Saat diamankan, pelaku masih mengenakan jaket ojol dan membawa senjata tajam.

 

"Barang bukti yang diamankan satu buah belati warna hitam terbuat dari besi bergagang besi dilapisi karet warna hitam dan satu buah jaket ojol warna hijau," ujarnya.

 

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Noor Dwi Cahyanto menyebut, pelaku beraksi saat berkeliling mencari orderan. Saat itu pelaku melihat ada sangkar burung di depan rumah warga dan timbul niat untuk mencuri.

 

Padahal di dalam sangkar tersebut tidak ada burungnya. Pelaku akhirnya ditangkap warga saat mencoba kabur sambil membawa sangkar burung.

 

"Jadi, yang berangkutan ini sebenarnya juga pengendara ojek online, pada saat itu dia tidak sempat melepas jaketnya, pada saat dia keliling ada tempat yang sepi melihat ada kesempatan masuk ke pekarangan orang dan melihat ada sangkar burung yang notabene kosong tidak ada burungnya diambil dan ketahuan oleh warga, dikejar, kebetulan ada petugas patroli yang melintas akhirnya diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut," bebernya.

 

Dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik, lanjut Noor, diketahui jika motifnya murni ekonomi.

 

"Mungkin dengan kondisi musim penghujan sepi orderan barangkali yang bersangkutan khilaf," ucapnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat dari aksinya tersebut, pelaku terancam Undang-Undang Darurat Nomor 15 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam. Ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara. (Andri Prasetiyo/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral