News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tawuran Antar Geng, 12 Remaja Diamankan Beserta Sejumlah Senjata Tajam

Kedua belah pihak yang terlibat Tawuran antar geng yang berseteru tersebut saling membawa senjata tajam dan petasan saat perang antar geng berlangsung.
Minggu, 19 Desember 2021 - 05:53 WIB
Tawuran antar geng 8 remaja diamankan beserta sejumlah senjata tajam dan petasan
Sumber :
  • tvOne

Surabaya, - Dua kelompok remaja terlibat tawuran yang antargeng di Jalan Tanjungsari, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu malam (18/12 /2021).

Kedua belah pihak yang terlibat tawuran antargeng yang berseteru tersebut saling membawa senjata tajam dan petasan saat perang antar geng berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polsek Sukomanunggal bergerak cepat dengan mengamankan seluruh pelaku beserta senjata tajam yang dibawanya.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setija Oetami mengatakan, sebanyak 12 pemuda dari Geng Gukguk diamankan berikut barang bukti senjata tajam yang dijadikan bekal untuk tawuran.

"Ada 12 remaja yang kami amankan ke Mapolsek. Mereka dari Tim Gukguk dan janjian kumpul di RW 2 Tanjungsari, langsung kami bubarkan dan lari ke gang-gang permukiman warga," kata dia.

Setelah di data seluruh anak anak yang masih di bawah umur tersebut minggu dini hari (19/12/2021) dikembalikan kepada orang tuanya setelah menjalani pembinaan.

"Alhamdulillah kita berhasil amankan anak-anak ini. Orang tuanya dan RT RW kita panggil untuk saling melakukan pengawasan di wilayahnya," kata dia, di sela mengembalikan sekumpulan remaja tersebut kepada orang tuanya.

Satu remaja diproses secara hukum dan tak dikembalikan kepada orang tuanya. Menurut Kompol Esti, pelaku didapati membawa senjata tajam jenis celurit.

"Jadi ada satu remaja yang kedapatan membawa sajam (senjata tajam) itu kita proses secara hukum. Mereka yang kami amankan itu ada tiga geng, yaitu GukGuk, All Star dan TOW," tambahnya.

Sebelum dikembalikan, mereka juga disuruh meminta maaf dan bersimpuh kepada orang tuanya, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan yang meresahkan masyarakat tersebut.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah hukum Sukomanunggal untuk turut serta melakukan pengawasan terkait tawuran antargeng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita berharap kepada warga khususnya di wilayah Sukomanunggal untuk ikut berpartisipasi memantau situasi kamtibmas, apabila ada kejadian seperti ini lagi segera melapor kepada kami," pungkasnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti 2 buah petasan, 9 unit ponsel, 1 buah pentungan, 2 bilah celurit, 1 buah golok dan 1 buah gir motor.(zainal azhari/toz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT