News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, SMAS Sesado Hokeng Adakan KBM Daring

Erupsi gunung berapi Lewotobi laki-laki di Kab Flores Timur mengharuskan para siswa SMAS Seminari San Dominggo Hokeng yang masuk dalam zona merah melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring dari rumah masing-masing. 
Sabtu, 17 Februari 2024 - 21:56 WIB
KBM dilangsungkan secara daring via aplikasi Learning Management System (LMS) Egon.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Erupsi gunung berapi Lewotobi laki-laki di Kabupaten Flores Timur sejak awal Januari 2024 mengharuskan para siswa SMAS Seminari San Dominggo (Sesado) Hokeng yang masuk dalam zona merah melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring dari rumah masing-masing. 

KBM dilangsungkan secara daring via aplikasi Learning Management System (LMS) Egon. Pelaksanaan KBM secara daring ini sejak 6 Januari hingga 15 Februari 2024 dengan menindaklanjuti Keputusan Bupati Flores Timur, Nomor: BPBD.300.2.1/005/BID.KL/I/2024; Tentang: Perpanjangan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Erupsi Gunung Berapi Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur Tahun 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para tenaga pendidik di sekolah calon imam itu tetap menjalankan tugasnya dari sekolah sedangkan para siswa dari rumah masing-masing. Meski ada beberapa tantangan yang ditemukan dalam pelaksanaan KBM daring ini, para guru tetap optimal menjalankan tugasnya dengan memanfaatkan aplikasi LMS Egon sebagai ruang bagi siswa untuk belajar selama erupsi gunung berapi Lewotobi laki-laki.

Aplikasi ini adalah platform pengajaran yang berfokus pedagogi, dinamis untuk semua kurikulum dan pembelajaran, memperkuat interkasi antar kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. LMS Egon Mengolah dan menyajikan data yang tajam dan akurat karena didukung data teknologi (DT) dan Artificial Inteligent (AI) untuk berbagai kebutuhan, termasuk pengambilan keputusan.
Membantu Kepala Sekolah dalam menjalankan peran Instructional Leadership. 

Dalam LMS Egon juga terdapat beberapa fitur yang mendukung proses pembelajaran dan pendidikan, yakni New Pedagogy (peserta didik pada dirinya adalah agen pembelajar mandiri), Instructional Leadership (menumbuhkan kapasitas dan kapabilitas Kepala Sekolah dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin pembelajaran baik dalam realitas fisik maupun virtual), Experiential Learning (setiap peserta didik mengalami, mengeksplorasi, dan memberi makna setiap peristiwa hidupnya secara langsung dalam suatu proses konstruksi pengetahuan, keterampilan, dan sikap), Know Where (belajar bukan hanya soal bagaimana atau soal apa tetapi juga di mana menemukan pengetahuan atau keterampilan yang dibutuhkan, Alternatif Assessment (memfasilitasi berbagai bentuk penilaian sesuai kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai). 

Aplikasi LMS Egon ini menjadi media yang digunakan di SMAS Sesado Hokeng dalam memperlancar kegiatan pembelajaran.

Ujian karya ilmiah dilakukan secara daring selama delapan (8) hari, dari tanggal 22 hingga 30 Januari 2024. Kegiatan ini untuk memenuhi sebagian dari syarat guna mengikuti ujian sekolah tingkat SMA. Ada 64 siswa yang mengikuti ujian karya ilmiah. Mereka dibimbing dan diuji oleh 31 pembina. Terhadap pelaksanaan ujian ini, Rio Padung, seminaris kelas XII IPS 2 memberikan kesannya. 

"Ujian karya ilmiah ini selain syarat memenuhi ujian sekolah juga secara implisit merupakan wadah untuk meningkatkan kualitas menulis siswa, di sampaing kami bisa belajar untuk berpikir kritis, logis, dan sistematis. Ujian secara daring ini juga mengajarkan kami untuk lebih kreatif dalam menggunakan media elektronik,” kata Rio Padung, Sabtu (17/2), yang menulis karya ilmiah ‘Peran BUMDES Kebang Titeeng Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa Tuakepa’. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAS Sesado Hokeng, RD Alexander Boli, S.Fil.,M.Th.,MA Hokeng, RD, menjelaskan tentang dua hal penting yakni media dan materi. Menurut RD Sandro bahwasanya Sesado sudah mulai optimal dalam menggunakan media daring. 

“Para pembimbing sudah berjuang semaksimal mungkin untuk keberhasilan penulisan karya ilmiah. Proses ini luarbiasa. Perlu diketahui bahwa hasil hari ini adalah proses dari perjuangan yang panjang," tandas RD Sandro.

tvonenews

Rektor Sesado Hokeng, Romo Dr. Gius Harian Lolan, Pr menegaskan tiga poin penting yakni merayakan keterpenuhan hidup (Peak Experience) atas keberhasilan penyelengaraan ujian ini, menganalisis kembali poinpoin yang sudah diaplikasikan dalam hubungan dengan ujian karya ilmiah sebagai bahan pembelajaran yang baru, dan tindak lanjut dari dari pelaksanaan kegiatan ini.

RD Gius juga menjelaskan bahwa ujian karya ilmiah ini adalah juga salah satu bagian keterpenuhan hidup (Peak Experience) dimana dari kegiatan ini sudah atau sedang mengalami aktualisasi dan kontribusi diri. Aktualisasi diri mencakup 3-B: Bertahan, Belajar, dan Berprestasi sedangkan kontribusi diri itu sendiri mencakup 3-M: Memahami, Memberi, dan Melayani. 

“Prestasi ini patut dirayakan. Jangan malu untuk mengatakan bahwa kita berprestasi. Keberhasilan ini mau menegaskan bahwa kita tidak hanya kompak tetapi ada keterhubungan. Mari kita tingkatkan kecerdasan mengoperasikan media secara bijak, termasuk belajar untuk meningkatkan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (Attitude)," ungkap Romo Rektor Sesado Hokeng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Henry Hokor, seminaris kelas XII Bahasa merasa senang dan bangga karena sudah melewati proses panjang penulisan karya imiah. 

“Saya sangat senang karena bisa mempertanggungjawabkan karya ilmiah saya meski via daring. Ujian ini memacu kami untuk lebih kreatif meski ini adalah pengalaman perdana mengikuti ujian karya ilmiah secara daring tetapi sangat berkesan," Henry, saat komentar penulis karya ilmiah “Penggunaan Sufiks-ing dalam Cerita The Legend of the Emercans Lady Karya Carolyn Keene”.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT