News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Orang Diduga Pendukung Salah Satu Calon Kepala Desa Rusak Kantor Kecamatan Sampaga Mamuju

Puluhan ornag diduga pendukung salah seorang Calon Kepala Desa (Cakades) Sampaga, merusak kantor Camat Sampaga. Puluhan massa tersebut mengobrak abrik kantor camat dan merusak fasilitas kantor serta memecahkan jendela kantor, Selasa (14/12/2021). Aksi pengrusakan tersebut dilangsungkan oleh 20 orang pada saat jam kantor. Akibat aksi pengrusakan tersebut pegawai kantor camat sempat panik dan berupaya menyelamatkan diri dari anarkis dari puluhan orang diduga pendukung salah seorang Cakades.
Rabu, 15 Desember 2021 - 01:18 WIB
Kantor Camat yang Dirusak Oleh Puluhan Orang
Sumber :
  • Gusni Kardi
Mamuju, Sulawesi Barat - Puluhan ornag diduga pendukung salah seorang Calon Kepala Desa (Cakades) Sampaga, merusak kantor Camat Sampaga. Puluhan massa tersebut mengobrak abrik kantor camat dan merusak fasilitas kantor serta memecahkan jendela kantor, Selasa (14/12/2021). Aksi pengrusakan tersebut dilangsungkan oleh 20 orang pada saat jam kantor. Akibat aksi pengrusakan tersebut pegawai kantor camat sempat panik dan berupaya menyelamatkan diri dari anarkis dari puluhan orang diduga pendukung salah seorang Cakades.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksinya puluhan orang tersebut merusak komputer milik kantor camat, komputer yang dirusak ada 2 unit. Tidak puas hanya merusak komputer milik kantor camat puluhan orang tesebut juga memecahkan kaca jendela kantor camat.
 
Puluhan orang tersebut semakin anarkis, mereka juga berupaya menganiaya pegawai dan sejumlah orang yang ada di dalam kantor camat tersebut. Bahkan salah seorang yang ada di dalam kantor camat dipukuli kepalanya oleh orang yang mengamuk tersebut.
 
Sekretaris Camat Sampaga, Muh Yusuf, saksi mata aksi anarkis sekelompok orang tersebut menjelaskan, puluhan orang yang diduga sebagai pendukung salah satu Cakades, tiba tiba mengamuk dan merusak fasilitas kantor.
 
"Saya juga sempat nyaris dianiaya oleh sekelompok  orang tersebut, saya berupaya menjelaskan kepada orang orang yang mrngamuk tersebut, saya ini hanya Sekcam dan tidak terlibat dalam penetapan Cakades tersebut," jelas Muh Yusuf pada wartawan saat di temui di Gedung DPRD Kabupaten Mamuju saat usai rapat dengar pendapat dengan anggota dewan.
 
Lanjut, Muh Yusuf, setelah mendengarkan penjelasan akhirnya sekelompok orang yang mengamuk tersebut membatalkan niatnya untuk menganiaya dirinya.
 
Setelah melakukan pengrusakan kantor dan menganiaya sejumlah orang di kantor camat, massa pendukung salah seorang Cakades tersebut meningglkan kantor camat. Pegawai kantor camat dan sejumlah warga yang dianiaya oleh puluhan orang yangamuk tersebut melaporkan kepada pihak kepolisian.
 
Menurut Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan, hingga saat ini pihak penyidik Reskrim Polresta Mamuju, masih mrlakukan penyelidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Hingga saat ini pihak penyidik belum ada mengamankan satu orangpun pelaku  pengrusakan dan penganiayaan di Kantor Camat Sampaga tersebut. Hingga sat ini kami masih melakukan penyelidikan," kata Pandu Arief Setiawan.(Gusni Kardi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral