News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Politisi PKB Lukman Edy Pilih Netral di Pemilu 2024, Bentuk Lembaga Pantau Pemilu

Mantan Menteri Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Sekjen DPP PKB ini, juga menyampaikan pilihannya untuk berada pada posisi netral pada Pemilu 2020 ini.
Senin, 22 Januari 2024 - 18:09 WIB
Lembaga Pemantau Pemilu Suara Rakyat melakukan konsolidasi dengan pengurus dan relawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (22/01/2024).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kurang dari sebulan pelaksanaan Pemilu 2024, Lembaga Pemantau Pemilu Suara Rakyat melakukan konsolidasi dengan pengurus dan relawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (22/01/2024). LPP Suara Rakyat yang dikomandoi Politisi Senior PKB Lukman Edy ini, memaparkan sistem pemantauan mereka yang lebih canggih dan akurat yang bernama aplikasi Hi-Suara.

Dalam pemaparan dan presentase sistem tersebut, terlihat sudah memanfaatkan Teknologi AI dan diklaim bisa mengetahui hasil pemilihan dengan cepat dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini saya meyakini sistem kita yang paling canggih di Indonesia. Paling cepat dan bisa langsung diverifikasi untuk tingkat kepercayaannya," ujar Lukman Edy dalam pembengkalan di hadapan para pengurus dan simpul relawan LPP Suara Rakyat.

Lanjutnya, sistem yang dihadirkan ini bukanlah sebagai pesaing bagi KPU tapi lebih kepada penguatan terhadap sistem KPU.
Dengan akurasi yang tinggi dan terverifikasi, maka sistem Hi-Suara dari Suara Rakyat ini akan membuat hasil dari KPU lebih memiliki legitimasi yang kuat.

"Untuk hasil tetap dari KPU yang akan tunggu resminya, tapi kita memang bisa lebih cepat dari KPU. Itu nanti juga bisa meng 'compare' hasil dari KPU, karena sistem kita sudah memiliki alat untuk verifikasi data-data itu," sambung Ketua Pansus RUU Pemilu 2017 tersebut.

Dalam pelaksanaan dan penyampaian hasil pantauan LPP Suara Rakyat ini, sudah melakukan kerjasama dengan salah satu TV Nasional.
LPP Suara Rakyat juga akan berkesinambungan mengeluarkan siaran pers terkait pantauan Pemilu 2024, guna menjaga keterbukaan informasi publik.
Sekjen DPP PKB, Lukman Edy

Lukman Edy Memilih Netral

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Menteri Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Sekjen DPP PKB ini, juga menyampaikan pilihannya untuk berada pada posisi netral pada Pemilu 2020 ini.

"Saya sejak pemilu pascareformasi sudah menjadi partisan, bahkan pada beberapa periode pilpres terakhir, saya selalu menjadi bagian dari tim inti. Pada periode ini (Pemilu 2024), saya mencoba melihat pemilu pada posisi netral. Saya ingin berkontribusi terhadap berlangsung demokrasi yang baik, melalui pemilu yang jujur, adil, damai dan berteknologi tinggi," ujar Lukman kepada wartawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral