News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memilukan, Kondisi Karyawan Pengembang AI Apple, Diisukan Ratusan Pegawainya Terancam Dipecat

Apple dilaporkan telah menutup tim yang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan artificial intelligence (AI) di San Diego,Amerika Serikat (AS).
Minggu, 14 Januari 2024 - 21:37 WIB
Memilukan, Kondisi Karyawan Pengembang AI Apple, Diisukan Ratusan Pegawainya Terancam Dipecat
Sumber :
  • istimewa - Istock photo

tvOnenews.com - Memilukan kondisi ratusan karyawan Pengembang AI Apple. Pasalnya, ratusan pegawai AI tersebut teranacam dipecat. 

Bahkan dikabarkan, Apple dilaporkan telah menutup tim yang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di San Diego, Amerika Serikat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

121 orang yang berada di tim tersebut pun terancam dipecat alias pemutusan hubungan kerja (PHK).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim bernama Data Operations Annotations itu sudah diberitahu Apple untuk pindah ke Austin untuk bergabung ke divisi yang sama.

Disebutkan kalau Apple sudah mengumumkan ke karyawannya untuk segera pindah ke tim di Austin. 

Perusahaan asal Cupertino itu memberikan tenggat waktu hingga akhir Februari.

Bila karyawan ini menolak pindah, maka mereka bakal dipecat per 26 April 2024, sebagaimana dikutip dari berbagai media massa, Minggu (14/1/2024).

Untuk diketahui, grup Data Operations Annotations ini juga memiliki cabang di China, India, Irlandia, hingga Spanyol. 

Mereka bertugas untuk mengembangkan asisten pintar Apple, Siri. Tim ini bertanggung jawab untuk mengevaluasi Siri, apakah mampu mendengarkan pertanyaan dari pengguna dan mampu menerima permintaan tersebut dengan akurat.

Juru bicara Apple pun membenarkan hal tersebut. Dia mengaku kalau tim Data Operations Annotations ini bakal disatukan di Austin.

"Setiap orang yang bekerja akan memiliki kesempatan untuk melanjutkan peran mereka dengan Apple di Austin," ungkap juru bicara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi karyawan di San Diego, keputusan Apple untuk memindahkan mereka adalah kejutan. Hal ini disebabkan banyak dari mereka yang menolak pindah kantor.

Apple pun sebenarnya sudah menawarkan tim ini untuk pindah ke divisi lain. Namun para karyawan tidak yakin kalau latar belakang pekerjaan mereka cocok dengan tawaran baru Apple. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT