News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Guru Agama Ini Tega Cabuli 15 Orang Siswa Kelas 4 SD Hingga Lima Kali

Dengan menggunakan baju tahanan, seorang guru berinisial A-S digiring petugas kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, guru yang mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) ini ditangkap karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada para anak didiknya, Kamis (09/12/2021).
Jumat, 10 Desember 2021 - 02:46 WIB
Guru SD Tersangka Pencabulan 15 Orang Siswa
Sumber :
  • Ian Sutriana

Cilacap, Jawa Tengah - Dengan menggunakan baju tahanan, seorang guru berinisial A-S digiring petugas kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, guru yang mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) ini ditangkap karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada para anak didiknya, Kamis (09/12/2021).

Dalam konferensi Press yang diadakan di Mapolres Cilacap, pihak kepolisian menjelaskan bahwa penangkapan terhadap A-S ini berdasarkan laporan orang tua murid, yang mengaku anaknya mengalami pelecehan seksual oleh seorang guru, setelah melakukan pemeriksaan terhadap korban yang berjumlah 15 anak, yang berada di Kecamatan Patimuan, menuju kepada guru yang berinisial AS ini. 

"Kita mengamankan seorang guru yang diduga melakukan pelecehan kepada muridnya sendiri, suguh miris korban ini berjumlah 15 murid, yang masih duduk di bangku kelas 4, dan usia korban rata-rata 9 tahun" Ucap AKP Rifeld Constantien Baba, Kasat Reskrim Polres Cilacap kepada wartawan. 

Sangat miris menurut keterangan pelaku terhadap pihak kepolisian mengaku melakukan kelakukan bejad ini hanya main-main, serta pelaku yang merupakan guru agama di sekolah dasar tersebut memiliki ketertarikan terhadap anak-anak. 

Menurut Kasat Reskrim AKP Rifeld menambahkan pelaku ini telah menjalankan aksi bejadnya ini dari bulan September lalu saat pembelajaran tatap muka dimulai. Serta satu orang anak bisa dicabuli hingga 5 kali. 

Pengakuan orang tua salah korban, yang enggan disebutkan namanya, pihaknya mengetahui kejadian pelecehan ini setelah anaknya mengalami sakit meriang, serta saat sang anak membuang air kecil, anaknya mengaku sakit dan perih. Saat ditanya oleh orang tua, sang anak yang masih sekitar umur 8 tahun mengaku dipegang bagian payudara, dan alat buang air kecil oleh guru AS. 

Setelah mendapat informasi tersebut, orang tua anak tersebut beserta anak-anak lainnya yang berjumlah 15 anak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. 

" Saya tau dari ibu-ibu lain yang anaknya jadi korban pencabulan, saya tanya kepada anak, dan ternyata anak saya pun menjadi korban, kita pun berbondong-bondong melapor ke pihak kepolisian " Ujar U, salah satu bapak korban kepada tvOnenews.com yang ditemui di rumah nya. 

Pihak keluarga pun meminta agar pelaku dihukum sesuai kelakukan bejad guru tersebut. Agar tidak ada korban pencabulan lagi, serta tidak terjadi hal serupa di lingkungan sekolah, yang notabene sekolah adalah tempat menimpa ilmu. 

Pelaku yang berinisial A-S ini mengaku menyesal dengan semua kejadian ini, A-S meminta maaf kepada seluruh korban, dan mendoakan agar semua korban tetap sehat. 

"Saya menyesal, saya meminta maaf kepada semua anak didik saya, terutama korban, semoga anak-anak tetap sehat" Ujar A-S kepada wartawan. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya, A-S kini mendekam dibalik jeruji besi, pelaku dijerat dengan Pasal 82 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. (ian/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral