News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Antikorupsi Sedunia, Siswa di Kudus Lomba Lukis Poster Antikorupsi

Memperingati Hari Antikorupsi  Sedunia, Siswa –siswi Sekolah Menengah Pertama Kanisius, Kudus, Jawa Tengah mengikuti lomba menggambar poster anti korupsi. 
Kamis, 9 Desember 2021 - 15:39 WIB
Siswa-siswi SMP Kanisius Kudus, Jawa Tengah menunjukan poster anti korupsi karya mereka, Kamis (9/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Siswa –siswi Sekolah Menengah Pertama Kanisius, Kudus, Jawa Tengah mengikuti lomba menggambar poster antikorupsi. 

Selain untuk memperingati Hari Antikorupsi  Sedunia, Hakordia (9/12/2021) hari ini, lomba menggambar poster tersebut bertujuan melatih kreatifitas sekaligus menanamkan nilai nilai kejujuran serta mengajarkan budaya anti korupsi sejak dini. 
Kegiatan lomba poster tersebut digelar secara terbatas dengan tema anti korupsi di masa pandemi covid-19.  Kegiatan lomba poster itu hanya diikuti 18 siswa dan tentunya dengan protokol kesehatan. Dari total sembilan kelas masing-masing mengirimkan dua wakilnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala SMP Kanisius Kudus, Herry Christanto mengatakan, lomba poster tersebut digelar terbatas karena masih pandemi covid-19. 

“karena masih pandemi covid-19 kami hanya menggelar lomba yang sifatnya individu. tema lomba poster kali ini pendidikan korupsi di masa pandemi,” katanya, Kamis (9/12/2021).

Selain untuk menyambut Hari Antikorupsi Sedunia, lomba menggambar poster bertema anti korupsi ini bertujuan untuk menanamkan dan memberi pemahaman kepada siswa tentang nilai-nilai kejujuran yang menjadi inti dari gerakan anti korupsi di Indonesia. 

Dengan lomba yang menyenangkan dan diselipkan nilai nilai pembelajaran anti korupsi diharapkan nantinya siswa mempuyai bekal untuk menjadi generasi anti korupsi kedepannya.

Sementara itu, sejumlah siswa mengungkapkan keikutsertaannya di lomba poster karena sudah menyukai dunia menggambar dan ingin menyuarakan tentang pemberantasan korupsi. 

“Ini ikut lomba menggambar poster anti korupsi memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, ya semoga korupsi di Indonesia bisa berkurang dan para koruptor menjadi jera”. ujar Yohanes, salah satu siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi para pemenang lomba poster anti korupsi ini, pihak sekolah memberikan sejumlah hadiah. 

Para siswa di SMP Kanisius Kudus ini telah dididik sejak dini tentang dampak korupsi dan pemberantasannya, karena pihak sekolah sejak tahun 2005 lalu telah memberikan kurikulum pembelajaran tentang anti korupsi. (Galih Manunggal/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT