News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TKN Hadiri Deklarasi Nelayan Brebes Dukung Prabowo - Gibran 

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menghadiri acara deklarasi dukungan Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) terhadap pasangan Prabowo- Gibran di kawasan Pelabuhan,  Kluwut, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (25/12/2023).  
Minggu, 24 Desember 2023 - 15:40 WIB
Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menghadiri acara deklarasi dukungan Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) terhadap pasangan Prabowo- Gibran di kawasan Pelabuhan, Kluwut, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (25/12/2023).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menghadiri acara deklarasi dukungan Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) terhadap pasangan Prabowo- Gibran di kawasan Pelabuhan,  Kluwut, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (25/12/2023).  

Dalam deklarasi hadir Wakil Ketua TKN Juri  Ardiantoro yang asli Brebes, Wakil Ketua TKN Komjen Pol Condro Kirono, Wakil Ketua TKN Komjen Pol Aridono, TKD Jawa Tengah Daryono , Ketua Umum SNI Hadi Soetrisno dan para pengurus SNI daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam orasinya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Juri Ardiantoro, menyatakan dukungan para nelayan terhadap Prabowo -Gibran adalah modal besar untuk menang satu putaran. 

"Tadi para nelayan sudah mendeklarasikan mendukung Prabowo- Gibran. Sanggup memenangkan Prabowo Gibran satu putaran," tanya Juri yang dijawab, sanggup, oleh para nelayan. 

Menurut Juri, jika Pilpres satu putaran, maka dana Rp17 triliun tidak dipakai untuk putaran kedua. 

"Mending kita selesaikan pilpres ini satu putaran. Uang yang besar itu bisa untuk yang lain," tandas mantan Ketua KPU Pusat ini disambut tepuk tangan nelayan. 

Juri juga menjelaskan, mengapa kita harus memilih Prabowo- Gibran. Pertama, dalam diri pasangan itu ada sosok Jokowi. 
Presiden rakyat cilik yang banyak prestasinya. 

"Presiden yang dikagumi dunia. Selama Pak Jokowi jalan-jalan di bangun dari Papua hingga Aceh. Bedungan di bangun di berbagai daerah," ujar pria kelahiran Brebes itu. 

Selain itu, lanjut Juri, banyak bantuan-bantuan, seperti BLT, subsidi listrik, bansos, dana desa , BPJS kesehatan dan ketenagakerjaa. Semua sudah dilakukan presiden Jokowi. 

"Prabowo-Gibran akan melanjutkan dan meningkatkan program tersebut," tandasnya. 

Kedua, Jokowi mengerti keluhan nelayan. Peraturan Nomor 11 tahun 2023 ditunda pelaksanaanya. Ketiga, kata Juri, makan gratis untuk anak-anak sekolah. Padahal bukan hanya gizi, tapi makan  siang gratis akan menaikkan omset pedagang UMKM , sehingga mereka akan bangkit. 

"Program susu dani bukan hal sepele dan banyak dilecehkan. Padahal itu sangat penting," ujar Juri. 

Sementara itu, Ketua Umum SNI Hadi Soetrisno mengatakan, organisasinya secara tegas mendukung pasangan capres Prabowo dan Gibran. Menurut Jadi, hal ini didasarkan pada kesesuaian dari spirit SNI yakni memperjuangkan harga BBM yang murah, menyetop impor ikan, sehingga harga ikan lokal bisa naik. 

"Sedangkan perjuangan jangka menengah akan memperjuangkan harga BBM solar industri agar harganya Rp10 ribu ke bawah," tandasnya.  

Selain itu, revisi PP tahun 2023 soal PNBP pajak dari  10 persen, turun menjadi 4 persen.

"Namun itu semua bisa tercapai jika kita menjaga solidaritas dan komitmen mendukung Prabowo Gibran menang satu putaran," Tandasnya. 

Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Gibran, Daryono mengatakan, jika Prabowo menang maka harga BBM bisa terjangkau. Menurutnya, perikanan menjadi sektor andalan perekonomian nasional. Laut, nelayan dan pengusaha ikan maju dan sejahtera . 

"Becak kecemplung sawah ....paling enak nyoblos tengah," ujar Daryono disambut tawa hadirin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SNI sudah deklarasi dukung Prabowo. Tapi jangan lupa untuk terus mendukung program yang baik dari Pak Jokowi untuk dilanjutkan. Anak2 indonesia tidak boleh kurang gizi lagi. Anak - anak TK dan SMA dikasih susu. Di posyandu dan sekolah-sekolah. 

Saya kira clear memperjuangkan nasib nelayan , petani dan pedagang pasar dan wong cilik. Jadi kita harus memilih dan memenangkan Prabowo-Gibran," tandasnya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT