News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Roasting Ganjar, Kiky Saputri Kini Sindir Anies Baswedan 'The Real King of Retorica' Begini Katanya ...

Pernah roasting Ganjar Pranowo hingga capres nomor urut 3 itu disebut baperan, kini Kiky Saputri 'sindir' Anies Baswedan. Sebut Anies The Real of King Retorica.
Kamis, 14 Desember 2023 - 05:05 WIB
Kolase Komika Kiky Saputri (kiri) dan Anies Baswedan (kanan) capres nomor urut 1
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pernah roasting Ganjar Pranowo hingga capres nomor urut 3 itu disebut baperan, kini Kiky Saputri 'sindir' Anies Baswedan.

Kiky Saputri tengah menjadi sorotan gara-gara cuitannya di media sosial X (dulu Twitter) yang menyinggung soal debat capres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komika Kiky Saputri membuat cuitan terkait jalannya prosesi debat perdana Capres 2024 yang digelar di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta pada Selasa (12/12/2023) malam.

Ia menuliskan soal sosok Anies Baswedan yang menurutnya pandai dalam berkata-kata.

Ia juga menyorot tentang kasus pelanggaran HAM. Dalam tema itu, Anies Baswedan mengatakan siapapun yang melanggar hukum akan mendapatkan hukuman juga.

"Pak Anies Baswedan 'The Real King of Retorica'. Semua kata-katanya tersusun bagus dan sering berima. "Setiap pelanggaran hukum harus dihukum. Karena pelanggaran hukum bisa menular, dan lama-lama bisa dianggap benar"," tulis Kiky Saputri di X, dikutip pada Rabu (13/12/2023).

Kiky Saputri sampai mengaku harus banyak belajar dari Anies Baswedan soal retorika. 

Hal tersebut agar dirinya bisa maju dalam pencalonan legislatif 2029 nanti.

"Aku harus belajar banyak dari beliau biar 2029 sukses nyaleg. Ahaaaay," lanjutnya.

Komika itu juga menyetujui gagasan netizen tentang seorang pemimpin harusnya memiliki kerja nyata dan eksekusi.

"Pada akhirnya yang paling penting adalah “Pemimpin yang mampu mengutarakan gagasannya dengan baik, dan mampu menerapkan serta mengimplementasikan gagasannya dalam wujud kerja nyata. Kita masih bisa lihat di 4 debat selanjutnya. Semoga semakin tercerahkan siapa pilihan kita," tulis Kiky.

Dalam cuitannya juga, Kiky Saputri menyinggung soal gimik gemoy yang kerap digunakan oleh Prabowo.

"Pertanyaan kedua didominasi oleh jawaban Pak Ganjar dan Pak Anies karena memang keduanya memiliki pengalaman dan kapabilitas di topik ini.

"Pak Prabowo masih dengan wajah seorang kakek yang gemoy dan legowo mendengarkan dan mengakui kehebatan dua lawannya di bidang ini. Sungguh situasi debat yang menenangkan," lanjut Kiky.(ree/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral