News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis 98 untuk Prabowo-Gibran Beri Pernyataan Sikap soal Isu-isu Tudingan Orba hingga KKN

Aktivis 98 untuk Prabowo-Gibran menyatakan sikap jelang Pilpres 2024 dengan mendukung penuh pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Rabu, 29 November 2023 - 17:31 WIB
Aktivis 98 untuk Prabowo-Gibran Beri Pernyataan Sikap soal Isu-isu Tudingan Orba hingga KKN
Sumber :
  • tim tvOnenews/Langgeng Puji

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivis 98 untuk Prabowo-Gibran menyatakan sikap jelang Pilpres 2024 dengan mendukung penuh pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Wakil Komandan Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, sekaligus aktivis 98, Mangapul Silalahi mengatakan banyak pandangan miring terhadap terpilihnya Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pandangan miring tersebut tidak lain karena Gibran ialah putra sulung Presiden Jokowi.

tvonenews

"Majunya Gibran juga membuat banyak pihak gerah dan marah dan tidak sedikit yang mengarahkan fitnah dan berita hoaks disampaikan hanya untuk meluapkan kemarahan serta kekecewaan juga untuk mendiskreditkan pasangan Prabowo Gibran," kata Mangapul di Jakarta Timur, Rabu (29/11/2023).

Dengan demikian, Mangapul menyatakan bahwa para aktivis 98 mesti meluruskan soal tudingan miring pasangan Prabowo-Gibran.

Sebab, dia menyampaikan pihaknya lah yang terlibat dalam masa 1998 peralihan orde baru ke reformasi.

"Kami para aktivis 98 yang merupakan bagian dari pelaku sejarah bangsa ini khususnya di masa peralihan orde baru menuju era reformasi rasanya perlu menyampaikan beberapa hal terkait isu tersebut dimana erat kaitannya dengan masa dimana kami semua para aktivis 98 berada didalamnya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Rampai Nusantara yang sekaligus aktivis 98, Mardiansyah Semar turut menyarankan sikap tegas terkait isu-isu yang menyangkut Prabowo-Gibran.

Menurut dia, Pemilu 2024 seharusnya bisa berjalan dengan baik, tanpa saling menghujat, menyebar ujaran kebencian, dan kemarahan sesama anak bangsa.

Dia lantas menyinggung pihak yang menuding Presiden Jokowi yang diduga sebagai penguasa seperti Orba.

"Pernyataan pihak-pihak tertentu terkait Neo Orde Baru merupakan sesuatu yang berlebihan dan tidak masuk akal sehat karena di masa Presiden Jokowi justru kebebasan berpendapat diberikan ruang kepemimpinannya jauh dari sikap otoritarian," kata Mardiansyah.

Mardiansyah menegaskan dalam demokrasi tidak memungkinkan terjadinya politik dinasti, lantaran suara rakyat yang menentukan.

Dia menyampaikan nilai-nilai reformasi masih terjaga dengan baik hingga sekarang.

"Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) terus diperangi pemerintah Jokowi dengan sepenuh hati sehingga adanya Isu nepotisme yang mewarnai proses tahapan pilpres sungguh tidak dapat dibenarkan dan sangat diyakini ada kepentingan politik kekuasaan yang melatarbelakanginya dengan maksud untuk mendiskreditkan pasangan Prabowo Gibran," tegasnya.

Selain itu, salah satu aktivis mahasiswa Trisakti 1994, Fernando Rorimpandey menyatakan peristiwa 1998 yang menewaskan mahasiswa Trisakti tidak ada kaitannya dengan Prabowo Subianto.

Menurutnya, isu Prabowo dalam pelanggaran HAM akan terus digulirkan selama kontestasi pilpres, yang mana hal tersebut tidak benar terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya di banyak kesempatan hal ini sudah berkali-kali diberikan penjelasan karena itu sangat diyakini ini hanya digunakan untuk kepentingan politik semata dari kubu yang berlawanan sebagai alat pukul lawan politik bukan memperjuangkan nilai-nilai yang sesungguhnya," ucap Fernando.

"Hentikan semua langkah politik yang penuh dengan fitnah, tudingan caci maki yang tak berdasar, menyebarkan berita bohong hanya untuk mendapat dukungan masyarakat karena sesungguhnya demokrasi yang tumbuh sehat harus dengan cara- cara baik berdasarkan hati bersih dan jiwa besar karena dalam politik kekuasaan kepentingan rakyat adalah diatas segalanya," imbuhnya.(lpk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral