News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! 10 Tahun Tak Menerima Gaji, Guru di NTT Tetap Mengajar dan Bertahan Hidup dengan Cara Ini

Pria asal NTT ini sejatinya pahlawan tanpa tada jasa. Pasalnya, hampir 10 tahun menjadi guru dan mengabdi di dunia pendidikan, tak pernah menerima gaji
Sabtu, 25 November 2023 - 07:25 WIB
sosok Lukas Kolo (37) guru di NTT yang sudah 10 tahun mengajar tak digaji
Sumber :
  • Sumber: @tanyarlfes

Jakarta, tvOnenews.com - Lukas Kolo (37) seorang guru di SMP negeri Wini, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini viral di Media Sosial, usai menjadi sorotan karena kisahnya yang mengharukan.

Pria asal NTT ini sejatinya pahlawan tanpa tanda jasa. Pasalnya, hampir 10 tahun Lukas Kolo mengabdi di dunia pendidikan, namun tak pernah mendapatkan gaji dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengabdiannya terhadap dunia pendidikan sungguh tak bisa diragukan lagi, meski tak menerima gaji Lukas dengan sabar terus mengabdi di SMP Negeri Wini,NTT.

Bahkan, untuk menekan pengeluarannya, dimana jarak rumahnya di Bakitolas mencapai 25 kilometer dari sekolah tempat Lukas mengajar, ia pun memutuskan untuk tinggal di ruang perpustakaan sekolah, 

"Pulangnya kalau ada keperluan saja, ya kadang satu bulan sekali," ungkapnya.

Tak hanya lukas yang memutuskan untuk tinggal di ruang perpustakan sekolah, ada dua guru lainya yang memanfaatkan ruang perpustakaan sebagai mess guru, demi menekan biaya hidup mereka.

"Yang menginap di sekolah ada tiga guru termasuk saya," katanya lagi.

Pada tahun 2023 status Lukas berubah, dari guru honor menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, meski Lukas Kolo resmi menjadi pegawai PPPK dirinya pun tetap tak menerima gaji.

"Saya terima SK tanggal 7 Agustus 2023, sampai hari ini belum terima gaji. Mungkin pemerintah masih Urus, kerana terlalu banyak peserta," ungkap Lukas.

Untuk bertahan hidup, Lukas pun melakukan pekerjaan sampingan dengan bekerja sebagai buruh perkebunan. Tak hanya itu, ia pun mengaku ikut berjualan hewan, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Tak hanya soal gaji yang belum ia terima selama 10 tahun ini mengabdi di SMP Wini, NTT. Bahkan, dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar saja, Lukas pun harus memutar otak untuk membuat alat praga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya, ia hanya memanfaatkan telepon genggam miliknya untuk praktik listening bahasa Inggris, yang ia sambungkan dengan pengeras suara dari telpon selulernya.

Tak hanya itu, keterbatasan alat praga yang dimiliki SMP Negeri Wini, NTT, terkadang Lukas dan guru lainya meminjam proyektor dari sekolah lain yang jaraknya tak jauh dari tempat Lukas mengajar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT