News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengemudi Mercy Lawan Arus Tol Cakung Tidak Ditahan karena Tidak Ada Korban Jiwa dan Keluarga Siap Ganti Kerugian

Polisi tidak menahan MDS (66) karena lawan arus dan mengakibatkan tiga kendaraan lain ringsek, karena tidak ada korban jiwa dan keluarga bersedia ganti rugi
Selasa, 30 November 2021 - 12:37 WIB
Dirlantas PMJ Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo
Sumber :
  • https://metro.polri.go.id/

Jakarta - Polisi tidak menahan Pengemudi Mercedes Benz E300 (Mercy) yang melawan arus di jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road-JORR) Cakung, Jakarta Timur, MDS (66). Sebab kecelakaan yang mengakibatkan tiga kendaraan lain ringsek itu tidak mengakibatkan korban jiwa serta keluarga bersedia mengganti kerugian materi para korban. Meski demikian, MDS kini berstatus tersangka.

“Walaupun ada kondisi kerusakan, tapi pihak keluarga bertanggung jawab untuk mengganti kerugian. Jadi, sementara kita serahkan. Kalau ada korban jiwa, mungkin kita lakukan penahanan,” kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono, Senin (29/11/2021) mengenai kasus kecelakaan akibat lawan arus di tol itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MDS juga tidak ditahan karena ada dugaan lansia tersebut menderita demensia sehingga tidak sadar akan tindakannya sendiri.

“Rencananya hari ini akan dilaksanakan pemeriksaan terhadap pengemudi Mercy tersebut dengan mengundang ahli kejiwaan. Sehingga, dipastikan betul bahwa yang bersangkutan memang menderita demensia atau pikun,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Sebelumnya viral sebuah video yang memperlihatkan sedan Mercedes Benz E300 melawan arus lalu lintas di Tol JORR Cakung, Sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. MDS diduga masuk ke dalam tol melalui Exit Tol Bintara. Akibat pelanggaran itu, MDS menabrak tiga kendaraan lain. (act)
-----

Ratusan Buruh Sumedang Berunjuk Rasa Tutup Akses Jalan Raya Bandung-Garut Demi Tuntut Kenaikan Upah

Kabupaten Bandung, Jawa Barat - Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Sumedang Menggugat (ABSM), melakukan aksi longmarch dan menutup akses Jalan Raya Bandung-Garut, kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/11/21) siang.

Pantauan Tvonenews.com di lokasi, massa buruh dari sejumlah pabrik maupun perusahaan di Sumedang berkumpul di kawasan bunderan Permata Hijau, Rancaekek sekira pukul 10.00. 

Ratusan orang yang didominasi dengan pengendara motor dan dipimpin dua mobil komando tersebut, berhenti dan menutup jalan raya sebanyak 3 kali.

Perhentian pertama di Bundaran Permata Hijau, kedua di kawasan Dangdeur, dan terakhir di kawasan Simpang Cileunyi yang merupakan persimpangan jalan menuju arah gerbang Tol Cileunyi dan jalan arteri menuju Kota Bandung.

Aksi massa buruh ini pun dalam pengamanan dua Polres, yakni Polres Sumedang dan Polresta Bandung lantaran lokasi jalan raya Bandung-Garut yang menjadi perbatasan dua kabupaten.

Koordinator aksi massa buruh Guruh Hudyanto mengatakan, aksi para buruh ini merupakan aksi lanjutan terkait penolakan upah Rp37 ribu yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kita menuntut kenaikan upah yang layak lah, jangan terpaku pada PP nomor 36. Kalau bisa cabut saja PP 36 itu karena tidak menyejahterakan buruh," ujarnya di lokasi aksi unjuk rasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya, ratusan buruh Sumedang tersebut akan melanjutkan aksi longmarchnya hingga mencapai area Gedung Sate di Kota Bandung. Meski sempat tersiar kabar massa buruh akan menutup akses jalan Tol Cileunyi, tetapi hal tersebut dibantah koordinator aksi buruh.

"Kita lewat jalur darat, lewat Cibiru. Tidak lewat tol," ucap Guruh. (Lutfi/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral