News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temuan 20 Siswa di Sleman Terpapar Covid-19, Sekolah Ditutup Dua Pekan

Tes usap secara acak di Kabupaten Sleman menemukan 20 orang siswa dan guru SMA serta SMK , positif terpapar Covid-19 saat proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM)
Jumat, 26 November 2021 - 18:54 WIB
Pelaksanaan tes usap acak untuk siswa SMP 2 Pakem Sleman, Yogyakarta (Dokumentasi).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Sebanyak 20 orang siswa dan guru SMA serta SMK di Kabupaten Sleman, Yogyakarta positif terpapar Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM). Hasil ini diketahui setelah dilakukan tes usap secara acak oleh Dinas Kesehatan Sleman.

"Hasil (tes usap) sampling anak SLTA pada tanggal 24 November 2021 yaitu banyak sebagian anak-anak kita sekolah di Sleman yang positif (Covid-19)," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Jumat (26/11/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah 20 orang tersebut, kata Kustini, tersebar di 4 sekolah yang ada di 4 Kapanewon atau kecamatan. Jumlah terbanyak berada di SMK N 1 Tempel yakni 14 orang.

"Di SMK 1 Tempel itu ada 14 tapi siswanya 13 gurunya 1, untuk SMA 1 Seyegan ada 2, SMA 1 Pakem 2, dan SMA 1 Cangkringan ada 2," ucapnya.

Pasca temuan kasus ini, Kustini langsung meminta Dinas Kesehatan melakukan tracing kepada siswa dan guru yang positif Covid-19. Penanganan kasus ini juga langsung diserahkan ke Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Sleman.

Sementara itu, siswa dan guru yang terpapar langsung dimasukkan ke tempat isolasi terpadu (isoter) agar tidak terjadi penularan kepada keluarganya. Sedangkan 4 sekolah yang ditemukan positif juga langsung ditutup agar tidak menjadikan klaster baru.

"Di sekolah nanti kita liburkan 2 minggu, di sekolah yang ada positif, tidak semua sekolah diliburkan, semoga dengan libur ini nanti tidak ada kontak bagi masyarakat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bupati Kustini juga mengimbau para orang tua untuk melakukan pengawasan kepada anak-anaknya yang melaksanakan PTM terbatas. Orang tua harus selalu mengingatkan putra-putrinya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Prokes adalah satu-satunya tameng kita untuk terhindar dari adanya Covid-19, sama-sama untuk koordinasi kerja sama berantas adanya Covid-19. Harapan saya masyarakat tetap waspada dan tetep pakai prokes karena Covid-19 di Sleman belum berakhir, masih ada di sekitar kita walaupun PPKM sudah level 2," pungkasnya. (Andri Prasetiyo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral