News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Uang Puluhan Miliar, KPK Temukan Senpi di Rumah Syarul Yasin Limpo

Beredar kabar soal KPK temukan uang puluhan miliar hingga senpi (senjata api) saat geledah rumah Mentan, Syarul Yasin Limpo. Sontak hal itu langsung dijawab Jub
Jumat, 29 September 2023 - 15:33 WIB
Kolase Foto Senpi dan entan, Syarul Yasin Limpo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar kabar soal KPK temukan uang puluhan miliar hingga senpi (senjata api) saat geledah rumah Mentan, Syarul Yasin Limpo.

Sontak hal itu langsung dijawab Jubir KPK, Ali Fikri kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (29/9/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait senpi, kami hanya menjelaskan dalam proses penggeledahan tentu kami ambil dan kami analisis adalah berkaitan dengan perkara," ujar Jubir KPK, Ali Fikri. 

Soal Senpi, Ali Fikri sebutkan bahwa pihak KPK sudah koordinasi dengan pihak kepolisian daerah di Jakarta. 

"Tentunya koordinasi soal temuan dalam proses penggeledahan di maksud, itu saja ya," pungkas Ali Fikri. 

Sambungnya jelaskan, karena pihaknya menganalisis berkaitan soal kasus yang ditangani KPK saja. 

Kemudian saat disinggung berapa jumlah senpi dan adakah izin senpinya. Ali Fikri katakan, nanti pihaknya akan menjelaskan, karena tentu itu diluar wilayah KPK.

"Kami fokusnya, kami ke tahap penyelidikan yang sedang kami lakukan," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, saat ditanya soal nilai yang ditemukan KPK ketika geledah rumah Mentan, Syarul Yasin Limpo. Jubir KPK, Ali Fikri jelaskan secara terperinci. 

Ali Fikri katakan, memang waktu penggeledahan rumah Syarul Yasin Limpo, pihaknya membawa alat hitung uang. Bahkan, pihaknya juga melakukan analisis di TKP. 

"Namun kedepan kami perlu lakukan konformasi pada pihak-pihak yang dipanggil sebagai saksi, sekaligus menjawab soal adanya pemanggilan KPK," jelas Ali Fikri, Jumat (29/9/2023). 

Sambung Ali Fikri jelaskan, dalam penyelesaian sebuah perkara dari laporan masyarakat, naik ke penyelidikan, lalu kepenyidikan. 

"Tentu diawali dengan pengumpulan informasi data dan alat bukti terlebih dahulu. Setelah melakukan semuanya, kami lalu memanggil cara saksi untuk hadir di gedung KPK," ujar Ali Fikri. 

Bahkan, dia tegaskan, siapapun yang mengetahui perbuatan dari tersangka ini dapat dipastikan akan dipanggil sebagai saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan, kami berharap, siapapun yang dipanggil tim penyidik KPK dalam perkara ini. Kami sangat berharap agak koperatif hadir untuk memenuhi panggilan penyidik KPK," harpnya. 

Kemudian berapa jumlah yang ditemukan KPK saat menggeledah rumah Syarul Yasin Limpo. Ali Fikri katakan, sekira sejauh ini puluhan miliar. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT