News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada, Ular Masuk Rumah Warga saat Musim Hujan

Banyak telur ular yang menetas saat curah hujan tinggi ini. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 18 November 2021 - 09:26 WIB
Ular Sepanjang 20 cm yang Ditemukan di Rumah Warga
Sumber :
  • Sinto Sofiadin

Jember, Jawa Timur - Seekor ular tambang dengan panjang kurang lebih 20 cm memasuki rumah warga di Jalan Karimata Kavling 01, Lingkungan Gumuk Kerang, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari. Walau gigitannya tidak berbisa. kehadiran ular itu meresahkan warga. Sebab sudah dua kali binatang melata tersebut masuk ke rumah penduduk.

"Ular Tambang dengan panjang kurang lebih 20 sentimeter itu tadi bersembunyi di dalam pipa paralon tempat pembuangan air dari dalam rumah. Kami terima laporan dan langsung melakukan proses evakuasi," kata Koordinator Tim Damkar dan Penyelamatan Mako Pemkab Jember Ferdy Fernandho usai melakukan proses evakuasi, Rabu (17/11/2021) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diduga ular itu merayap dari dahan pohon itu dan masuk dalam rumah," sambungnya.

Proses evakuasi itu berlangsung cepat hanya membutuhkan waktu kurang lebih 3 menit.

"Tadi cara mengeluarkan ular dari dalam (pipa) paralon dengan disiram air, dan ularnya keluar. Langsung kami tangkap dan diamankan oleh petugas. Ular tambang ini sudah kedua kalinya masuk di rumah warga ini. Diduga karena sekarang masuk musim penghujan," kata Ferdy.

Terkait kejadian ular masuk rumah ini, lanjut Ferdy, diduga karena beberapa hari belakangan curah hujan tinggi di wilayah Jember.

"Jadi banyak telur ular yang menetas saat curah hujan tinggi ini. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Menjelang bulan November dan Desember. Laporan ular masuk rumah mengalami peningkatan," katanya.

"Selain itu, memasuki bulan penghujan untuk evakuasi ular selama seminggu bisa 2-3 laporan. Untuk bulan ini masih 2 kali laporan, mungkin masih awal bulan," sambungnya.

Sebagai langkah antisipasi, katanya, warga diimbau untuk rajin kerja bakti wilayah.

"Karena ular suka dengan tempat lembab dan rimbun. Juga untuk di sekitar jendela atau pintu, jika dirasa ada ular yang sering lewat, untuk diberi kapur barus, atau bau-bauan yang menyengat. Ular tidak takut dengan garam dan salah kaprah masyarakat yang memberikan garam itu," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferdy juga menambahkan, untuk ular tambang yang masuk dalam rumah warga itu bisa akibat gigitannya tidak berbahaya bagi manusia.

"Tapi berbahaya bagi anak kecil. Rumah yang kemasukan ular ini sudah kedua kalinya, beberapa bulan yang lalu. Dengan hal ini kami imbau masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada," tandasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT